Bola / bola-dunia
Syaiful Rachman
Kiper anyar Paris Saint-Germain Gianluigi Donnarumma saat mengikuti sesi pemanasan jelang sepak mula laga lanjutan Liga Prancis melawan Brest di Stadion Francis-Le Ble, Brest, Prancis, Jumat (20/8/2021). (ANTARA/AFP/Loic Venance)

Suara.com - Gianluigi Donnarumma menyatakan dirinya siap bersaing dan menggeser Keylor Navas dari posisi kiper utama Paris Saint-Germain, setelah bergabung dengan klub itu secara cuma-cuma dari AC Milan.

Donnarumma baru tiba dan diperkenalkan ke publik Parc des Princes pada 14 Agustus lalu bersama jajaran rekrutan anyar PSG lainnya, yakni Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, Sergio Ramos dan Lionel Messi dalam pertandingan kandang Liga Prancis melawan Strasbourg.

Akhir pekan lalu, alih-alih melakoni debut di bawah mistar gawang, Donnarumma hanya menghangatkan bangku cadangan PSG dalam laga di markas Brest.

Ekspresi kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma usai timnya menjuarai Euro 2020 pasca mengalahkan Inggris pada laga final di Wembley, London, Senin (12/7/2021) pagi WIB. [FACUNDO ARRIZABALAGA / POOL / AFP]

"Saya ingin menjadi salah satu kiper terbaik di dunia dan untuk mewujudkannya, terkadang perlu pengorbanan dan sikap rendah hati. Kerendahan hati adalah hal terpenting," kata Donnarumma dalam wawancara khusus yang dirilis Canal+ pada Senin (23/8/2021) WIB.

Baca Juga: Michael Jordan Tolak "Job" Berdurasi 2 Jam dengan Bayaran Rp1,4 Triliun

"Saya datang ke Paris untuk bermain. PSG mendatangi dan menginginkan saya. Dan saya juga menginginkan PSG," tambahnya seperti dimuat Antara.

Donnarumma menyatakan ia menghormati Navas, tetapi ia ingin merebut tempat utama dari kiper berusia 34 tahun tersebut.

"Persaingan bukanlah hal yang menakutkan. Keylor merupakan kiper hebat, tetapi saya datang ke sini untuk bermain. Persaingan adalah hal positif yang bisa membantu kami berkembang," katanya.

"Saya datang ke sini untuk main, jadi saya akan mengerahkan yang terbaik agar jadi pilihan utama, tapi persaingan itu keniscayaan. Saya siap main.

"Tidak ada masalah, Keylor orang baik, kami berteman dan hal ini tidak akan menimbulkan masalah, persaingan adalah hal normal di klub-klub besar," tutupnya.

Baca Juga: Kalah Bersaing dengan Navas, Gianluigi Donnarumma Tetap Nyaman di PSG

Donnarumma tiba dengan reputasi mentereng setelah membantu Italia menjuarai Euro 2020 dan karenanya ia memenangi gelar Pemain Terbaik turnamen tersebut.

Komentar