Suara.com - Gianluigi Donnarumma menyatakan dirinya siap bersaing dan menggeser Keylor Navas dari posisi kiper utama Paris Saint-Germain, setelah bergabung dengan klub itu secara cuma-cuma dari AC Milan.
Donnarumma baru tiba dan diperkenalkan ke publik Parc des Princes pada 14 Agustus lalu bersama jajaran rekrutan anyar PSG lainnya, yakni Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum, Sergio Ramos dan Lionel Messi dalam pertandingan kandang Liga Prancis melawan Strasbourg.
Akhir pekan lalu, alih-alih melakoni debut di bawah mistar gawang, Donnarumma hanya menghangatkan bangku cadangan PSG dalam laga di markas Brest.
"Saya ingin menjadi salah satu kiper terbaik di dunia dan untuk mewujudkannya, terkadang perlu pengorbanan dan sikap rendah hati. Kerendahan hati adalah hal terpenting," kata Donnarumma dalam wawancara khusus yang dirilis Canal+ pada Senin (23/8/2021) WIB.
"Saya datang ke Paris untuk bermain. PSG mendatangi dan menginginkan saya. Dan saya juga menginginkan PSG," tambahnya seperti dimuat Antara.
Donnarumma menyatakan ia menghormati Navas, tetapi ia ingin merebut tempat utama dari kiper berusia 34 tahun tersebut.
"Persaingan bukanlah hal yang menakutkan. Keylor merupakan kiper hebat, tetapi saya datang ke sini untuk bermain. Persaingan adalah hal positif yang bisa membantu kami berkembang," katanya.
"Saya datang ke sini untuk main, jadi saya akan mengerahkan yang terbaik agar jadi pilihan utama, tapi persaingan itu keniscayaan. Saya siap main.
"Tidak ada masalah, Keylor orang baik, kami berteman dan hal ini tidak akan menimbulkan masalah, persaingan adalah hal normal di klub-klub besar," tutupnya.
Baca Juga: Michael Jordan Tolak "Job" Berdurasi 2 Jam dengan Bayaran Rp1,4 Triliun
Donnarumma tiba dengan reputasi mentereng setelah membantu Italia menjuarai Euro 2020 dan karenanya ia memenangi gelar Pemain Terbaik turnamen tersebut.
Berita Terkait
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Achraf Hakimi Dipastikan Absen pada Leg Kedua Lawan Bayern Munich
-
Bayern Munich Dilibas PSG 4-5, Wayne Rooney Kritik Pedas Harry Kane
-
Vincent Kompany Optimistis Bayern Munich Bisa Balikkan Keadaan Lawan PSG
-
Luis Enrique Puji Mental Juang PSG saat Kalahkan Bayern Munich
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium