Bola / Bola Dunia
Rabu, 28 Januari 2026 | 14:05 WIB
PSG Bungkam Tottenham 5-3, Luis Enrique Malah Murka Gegara Ini [Instagram]
Baca 10 detik
  • Luis Enrique, pelatih PSG, menegaskan Liga Champions sesungguhnya dimulai di babak 16 besar, fokus mengamankan lolos otomatis.
  • PSG harus mengontrol seluruh fase pertandingan, khususnya akhir laga, untuk menghindari drama seperti kekalahan sebelumnya.
  • Kemenangan atas Newcastle United di Parc des Princes akan memastikan PSG lolos ke fase gugur tanpa melalui play-off.

Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa fase sesungguhnya Liga Champions baru benar-benar dimulai di babak 16 besar.

Karena itu, ia bertekad membawa PSG mengamankan tiket otomatis ke fase gugur saat menjamu Newcastle United dalam laga terakhir fase liga Liga Champions.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku lelah dengan drama gila di menit-menit akhir pertandingan, seperti yang terjadi saat PSG kalah 1-2 dari Sporting CP pekan lalu.

Seluruh gol dalam laga tersebut tercipta di 20 menit terakhir, sebuah situasi yang ingin dihindari Enrique saat menghadapi Newcastle.

Kekalahan tersebut membuat PSG kini berada di peringkat keenam klasemen sementara, menjelang duel krusial melawan Newcastle di Parc des Princes.

Kemenangan akan memastikan PSG lolos otomatis ke babak 16 besar, sementara kegagalan meraih tiga poin berpotensi memaksa mereka melalui jalur play-off, seperti yang dialami musim lalu.

PSG Jadi Ancaman Nyata Buat Arsenal Raih Gelar Liga Champions [Instagram PSG]

“Melawan Newcastle, kami harus bisa mengontrol semua fase permainan, terutama di bagian akhir pertandingan,” ujar Luis Enrique.

“Hasilnya hanya akan menguntungkan satu tim. Saya berharap bagian akhir laga nanti tidak berjalan gila.”

Meski kalah dari Sporting, Enrique justru menilai performa timnya tetap positif.

Baca Juga: Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan

“Ini sepak bola. Kami harus tenang dan menganalisis semuanya. Saya sangat menyukai cara kami bermain. Jika kami mencetak gol dari peluang yang ada, semuanya akan sempurna,” katanya.

Menariknya, Enrique juga melontarkan pernyataan bernada filosofis soal ambisi PSG di Liga Champions.

“Saya rela kalah atau imbang jika Anda bilang saya tetap masuk play-off dan akhirnya menjuarai Liga Champions,” ujarnya sambil tersenyum.

“Liga Champions yang sesungguhnya dimulai di fase gugur. Di fase knockout, kami adalah tim yang luar biasa, dan kami akan membuktikannya lagi.”

Pertemuan PSG dan Newcastle sendiri bukan tanpa sejarah. Kedua tim pernah saling berhadapan di fase grup Liga Champions 2023/2024.

PSG kala itu kalah telak 1-4 di St. James’ Park, sebelum bermain imbang 1-1 di Parc des Princes.

Load More