- Luis Enrique, pelatih PSG, menegaskan Liga Champions sesungguhnya dimulai di babak 16 besar, fokus mengamankan lolos otomatis.
- PSG harus mengontrol seluruh fase pertandingan, khususnya akhir laga, untuk menghindari drama seperti kekalahan sebelumnya.
- Kemenangan atas Newcastle United di Parc des Princes akan memastikan PSG lolos ke fase gugur tanpa melalui play-off.
Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan bahwa fase sesungguhnya Liga Champions baru benar-benar dimulai di babak 16 besar.
Karena itu, ia bertekad membawa PSG mengamankan tiket otomatis ke fase gugur saat menjamu Newcastle United dalam laga terakhir fase liga Liga Champions.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku lelah dengan drama gila di menit-menit akhir pertandingan, seperti yang terjadi saat PSG kalah 1-2 dari Sporting CP pekan lalu.
Seluruh gol dalam laga tersebut tercipta di 20 menit terakhir, sebuah situasi yang ingin dihindari Enrique saat menghadapi Newcastle.
Kekalahan tersebut membuat PSG kini berada di peringkat keenam klasemen sementara, menjelang duel krusial melawan Newcastle di Parc des Princes.
Kemenangan akan memastikan PSG lolos otomatis ke babak 16 besar, sementara kegagalan meraih tiga poin berpotensi memaksa mereka melalui jalur play-off, seperti yang dialami musim lalu.
“Melawan Newcastle, kami harus bisa mengontrol semua fase permainan, terutama di bagian akhir pertandingan,” ujar Luis Enrique.
“Hasilnya hanya akan menguntungkan satu tim. Saya berharap bagian akhir laga nanti tidak berjalan gila.”
Meski kalah dari Sporting, Enrique justru menilai performa timnya tetap positif.
Baca Juga: Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan
“Ini sepak bola. Kami harus tenang dan menganalisis semuanya. Saya sangat menyukai cara kami bermain. Jika kami mencetak gol dari peluang yang ada, semuanya akan sempurna,” katanya.
Menariknya, Enrique juga melontarkan pernyataan bernada filosofis soal ambisi PSG di Liga Champions.
“Saya rela kalah atau imbang jika Anda bilang saya tetap masuk play-off dan akhirnya menjuarai Liga Champions,” ujarnya sambil tersenyum.
“Liga Champions yang sesungguhnya dimulai di fase gugur. Di fase knockout, kami adalah tim yang luar biasa, dan kami akan membuktikannya lagi.”
Pertemuan PSG dan Newcastle sendiri bukan tanpa sejarah. Kedua tim pernah saling berhadapan di fase grup Liga Champions 2023/2024.
PSG kala itu kalah telak 1-4 di St. James’ Park, sebelum bermain imbang 1-1 di Parc des Princes.
Berita Terkait
-
Dortmund Kalah Sekali dari 21 Laga Kandang, Cristian Chivu Wanti-wanti Pemain Inter Milan
-
Bayern Munich Tak Mau Lembek Lawan PSV, Vincent Kompany Janjikan Permainan Tensi Tinggi
-
Andrew Jung Tak Menyangka Satu Tim dengan Layvin Kurzawa
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Bersinar di Super League, 3 Pemain Ini Justru Tak Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
-
Senang Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Masih Fokus Bersama Persib Bandung
-
Persebaya Surabaya Ngamuk, Hajar Arema FC 4 Gol Tanpa Balas
-
Michael Carrick Memuji Profesionalisme Casemiro
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
-
Bukan Asal Pilih! John Herdman Bongkar Alasan Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia
-
Perbandingan Ketajaman Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Rafael Struick Masih Dipinggirkan John Herdman dari Timnas Indonesia
-
Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik