Bisnis / Keuangan
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:32 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com
Baca 10 detik
  • Prajogo Pangestu borong 84 juta saham CUAN senilai Rp100 miliar saat pasar modal anjlok.
  • Total kepemilikan Prajogo di CUAN meningkat menjadi 84,08% untuk investasi pribadi.
  • Saham CUAN langsung rebound 9,3% pasca pengumuman akumulasi saham oleh sang konglomerat.

Suara.com - Di tengah guncangan hebat yang melanda pasar modal domestik, orang terkaya di Indonesia sekaligus pengendali Barito Group, Prajogo Pangestu, kembali menunjukkan taringnya.

Saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual, Prajogo justru melakukan langkah berlawanan dengan memborong saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam jumlah jumbo.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (29/1/2026), konglomerat tersebut diketahui menyerok sekitar 84 juta lembar saham CUAN pada perdagangan Rabu (29/1/2026).

Langkah berani ini dilakukan tepat saat harga saham emiten pertambangan tersebut sedang babak belur, berakhir merosot 12,3 persen ke level Rp1.560 per lembar.

Prajogo memanfaatkan volatilitas pasar dengan melakukan akumulasi pada rentang harga Rp1.525 hingga Rp1.580 per saham. Kalkulasi kasar menunjukkan bahwa sang taipan merogoh kocek lebih dari Rp100 miliar untuk aksi korporasi pribadi ini.

"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi pribadi," ungkap Prajogo secara tertulis. Dengan tambahan koleksi anyar ini, dominasi Prajogo di tubuh CUAN semakin tak tergoyahkan. Total kepemilikannya kini melonjak menjadi 94,53 miliar saham, atau setara dengan 84,08 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan.

Aksi "serok bawah" ini terjadi di tengah sentimen negatif yang menghantui bursa. Pasar modal Indonesia dikejutkan oleh pengumuman MSCI terkait pembekuan pasar modal Indonesia yang memicu kepanikan investor global. Imbasnya, emiten di bawah bendera Barito Group ikut terkena aksi jual masif. Selain CUAN, PT Petrosea Tbk (PTRO) juga terpantau anjlok tajam hingga 15 persen ke level Rp6.225.

Namun, kehadiran Prajogo sebagai standby buyer tampaknya memberikan nafas baru bagi kepercayaan pasar. Terbukti, menjelang penutupan sesi I perdagangan hari ini, harga saham CUAN terpantau melakukan perlawanan (rebound) dengan kenaikan signifikan hingga 9,3 persen ke level Rp1.700.

Ini bukan kali pertama Prajogo menambah muatan di bulan Januari 2026. Sebelumnya, pada 15 Januari, ia juga melakukan pembelian sebanyak 3,5 juta saham senilai Rp6,5 miliar. Langkah konsisten ini seolah mengirimkan pesan kuat kepada pelaku pasar bahwa sang pengendali masih sangat optimistis terhadap prospek jangka panjang fundamental perusahaannya, meski kondisi makro sedang tidak menentu.

Baca Juga: Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak

Load More