Suara.com - Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengatakan bahwa Liverpool menolak melepaskan Mohamed Salah untuk laga kualifikasi Piala Dunia mendatang melawan Angola dan Gabon karena adanya peraturan karantina di Inggris.
"Asosiasi diberitahu Liverpool tentang penyesalan mereka terkait Mohamed Salah karena tidak dapat bergabung dengan tim nasional untuk pertandingan melawan Angola di Kairo dan Gabon di Franceville sebagai bagian dari ... kualifikasi Piala Dunia," kata EFA dalam sebuah pernyataan yang diposting di media sosialnya.
Media Inggris sebelumnya melaporkan bahwa The Reds juga menolak melepas Fabinho, Roberto Firmino dan Alisson Becker untuk tiga laga kualifikasi Piala Dunia Brazil mendatang.
Baik Mesir maupun Brasil berada di "daftar merah" Pemerintah Inggris.
Disebutkan bahwa keputusan Liverpool itu didorong oleh "isolasi wajib selama 10 hari" bagi para pelancong yang kembali dari negara-negara tersebut.
EFA mengatakan telah mendesak FIFA untuk mengesampingkan pembatasan karantina bagi pemain internasional agar memudahkan mereka bergabung dengan tim nasional demi kualifikasi Piala Dunia 2022.
Sebelumnya Liverpool juga menolak mengizinkan Salah bermain di Olimpiade, di mana Mesir mencapai perempat final sebelum kalah dari peraih medali emas Brazil.
Setelah upaya mempertahankan gelar juara mereka pada musim lalu dihantam serangkaian cedera, Liverpool membuat awal yang solid untuk musim saat ini dengan memenangkan kedua pertandingan awal Liga Premier mereka.
Salah, 29, menjadi pemain pertama dalam sejarah Liga Premier Inggris yang mencetak gol pada pertandingan pembukaan dalam lima musim berturut-turut.
Baca Juga: Lyon Resmi Rekrut Xherdan Shaqiri dari Liverpool
Hossam Badry, pelatih timnas Mesir, pada pekan lalu mengumumkan daftar pemain asing yang tidak dapat bergabung dengan skuad Mesir termasuk Mohamed Elneny dari Arsenal dan Ahmed Hassan dari Olympiakos, demikian AFP seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Hossam Hassan Ngamuk Mesir Dicurangi, Ada Skenario FIFA Untuk Messi?
-
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?