Suara.com - Real Madrid dikabarkan telah menaikkan tawaran mereka untuk memboyong penyerang Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe menjadi 180 juta euro atau sekitar Rp 3,05 triliun, setelah tawaran awal 160 juta euro (Rp 2,71 triliun) ditolak, menurut laporan media Prancis L'Equipe pada Jumat (27/8/2021).
L'Equipe mengatakan jumlah itu akan mencakup bonus sebesar 10 juta euro (sekitar Rp 169 miliar).
Media Spanyol dan Prancis melaporkan pada Selasa bahwa Real Madrid telah mengajukan tawaran pertama untuk pemain berusia 22 tahun tersebut, yang mencetak 42 gol di semua kompetisi untuk PSG musim lalu.
Mbappe dirumorkan telah meminta untuk pindah ke kompetisi Liga Spanyol.
Direktur olahraga PSG Leonardo mengatakan bahwa tawaran 160 juta euro "tidak cukup" dan Mbappe, yang kontraknya tersisa satu tahun saat ini, hanya akan pergi dengan harga yang diminta klub Ligue 1 itu.
"Kami selalu sangat jelas... situasinya, posisi klub," kata presiden PSG Nasser al-Khelaifi kepada BeIN Sports saat acara pengundian Liga Champions, di mana klub Prancis itu menjadi satu grup dengan runner-up tahun lalu Manchester City.
"Kami tidak akan mengulanginya setiap saat. Anda tahu posisi kami, itu tidak berubah."
Mbappe bergabung dengan PSG dari AS Monaco pada 2017, awalnya dengan status pinjaman dan kemudian dipermanenkan setahun kemudian dalam sebuah kesepakatan senilai 180 juta euro.
Leonardo menambahkan bahwa PSG tidak mau membiarkan Mbappe pergi dengan harga yang lebih rendah dari yang mereka keluarkan saat memboyongnya dari Monaco.
Baca Juga: Mengenal Khaby Lame, Eks Buruh Pabrik yang Gerakan Tangannya Ditiru Kylian Mbappe
Berita Terkait
-
Mengenal Khaby Lame, Eks Buruh Pabrik yang Gerakan Tangannya Ditiru Kylian Mbappe
-
Real Madrid Siap Bayar Rp2,7 Triliun untuk Kylian Mbappe, PSG Minta Rp3,7 Triliun
-
Perusahaan Pique Beli Hak Siar Ligue 1 Prancis Jelang Debut Messi
-
7 Penyerang Termahal di Dunia 2021, Neymar di Urutan Berapa Sekarang?
-
7 Penyerang dengan Nilai Pasar Tertinggi saat Ini, Ada Neymar hingga Mbappe
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey