Suara.com - Fullback Liverpool, Trent Alexander-Arnold merasa permainannya bersama Timnas Inggris belakangan ini masih belum istimewa, berbeda dengan di level klub.
Alexander-Arnold yakin bahwa dia akan kembali meraih permainan terbaiknya bersama The Three Lions.
Pemain berusia 22 tahun itu adalah andalan utama Liverpool di posisi bek kanan dan perannya sulit digantikan oleh pemain lain di tim asuhan pelatih Jurgen Klopp tersebut.
Kehebatan Alexander-Arnold tidak langsung memberikan dampak di Timnas Inggris yang dilatih Gareth Southgate. Bek kanan berusia 22 tahun itu sering kalah saing dengan bek Manchester City, Kyle Walker.
Alexander-Arnold sadar bahwa permainannya bersama Timnas Inggris belum maksimal. Hal tersebut terbukti ketika dia cuma duduk di bangku cadangan saat Inggris mengalahkan Hungaria 4-0 di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa pada tengah pekan.
"Saya belum bisa tampil seperti saat di klub. Saya berharap lebih untuk diri saya sendiri ketika saya bermain untuk Inggris," kata Alexander-Arnold, yang dikutip dari Liverpool Echo pada Minggu.
"Itulah yang saya coba lakukan setiap kali saya mendapatkan kesempatan sekarang dan, mudah-mudahan, selama sepekan ke depan, saya akan diberi kesempatan untuk tampil dan saya bisa membuktikannya."
Alexander-Arnold sering mengalami cedera saat jeda internasional berlangsung. Dia bahkan gagal masuk ke timnas untuk Euro 2020 karena cedera hamstring.
"Saya tidak yakin mengapa menjadi seperti ini. Jelas, dengan lebih sedikit pertandingan maka kesempatan menipis. Ada lebih banyak persaingan untuk mendapatkan tempat di sini - di level klub saya adalah pemain reguler yang memainkan sebagian besar pertandingan," ungkap Alexander-Arnold.
"Ini hanya tentang tidak menemukan bentuk dan level yang saya butuhkan setiap hari. Saya memiliki permainan yang sangat bagus beberapa tahun lalu di perebutan tempat ketiga UEFA Nations League melawan Swiss, tetapi saya tidak bisa berlari setelah itu," tegasnya.
Timnas Inggris sendiri akan melanjutkan langkah mereka di matchday 5 Grup I kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Minggu (5/9/2021) malam ini pukul 23.00 WIB, tim asuhan Gareth Southgate akan menjamu tim lemah Andorra di Wembley, London.
Berita Terkait
-
Minat Klub Arab Mulai Meredup, Mohamed Salah Bakal Balik ke Serie A Italia?
-
Fantastis, Kekayaan Harry Kane Tahun 2026 Tembus Lebih dari Rp2 Triliun
-
Mantan Striker Liverpool Resmi Gabung Klub Uni Emirat Arab
-
Liverpool "Diharamkan" Dapat Penalti? Arne Slot Mulai Hilang Kesabaran
-
Imbang Lawan Leeds United, Liverpool Tertahan di Posisi Empat Klasemen Sementara
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik