- Insiden rasisme terhadap Vinicius Junior oleh suporter Benfica di Stadion Da Luz memicu kontroversi dan kritik luas.
- Klub Benfica belum mengeluarkan pernyataan resmi mengecam gestur rasial para penggemar mereka meskipun ada bukti rekaman.
- Kritikus menilai Benfica terlalu fokus membela pemainnya sendiri, Prestianni, mengabaikan isu perilaku rasis suporter.
Suara.com - Insiden rasisme yang melibatkan Vinicius Junior dan Gianluca Prestianni di Stadion Da Luz masih menyisakan kontroversi, terutama terkait respons Benfica terhadap aksi beberapa suporter mereka.
Menurut Nuno Luz, jurnalis Portugal dari Sic TV, klub belum melakukan langkah tegas untuk mengecam perilaku rasis para penggemar yang terlihat melakukan gestur rasial kepada Vinicius saat mengeksekusi sepak pojok.
“Sudah 24 jam berlalu dan belum ada satu kata pun dari klub tentang ini. Mereka harusnya menjadi pihak pertama yang meninjau perilaku suporter mereka sendiri, karena itu bisa dibuktikan dengan jelas melalui rekaman,” ujar Luz dilansir dari Cardena Ser.
Pandangan serupa disampaikan oleh Axel Torres, yang menilai sikap Benfica sebagai sangat mengecewakan.
Menurut Torres, klub justru menonjolkan pembelaan kepada Prestianni, sementara pelaku dari tribun seolah tidak diperhatikan.
“Benfica menempatkan jersey klub di tengah isu di mana seharusnya tidak ada jersey. Mereka bisa membela pemain hingga bukti ada, tapi sekaligus menunjukkan komitmen melawan rasisme,” tambah Torres.
Sepanjang hari setelah pertandingan melawan Real Madrid, semua pernyataan resmi Benfica fokus pada pembelaan terhadap Prestianni.
Klub menegaskan tidak ada penghinaan rasial dari pemainnya, meski terbukti ada perdebatan di lapangan.
Namun, tidak ada satupun pernyataan mengenai gestur rasis dari suporter mereka sendiri.
Baca Juga: Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Jurnalis Miguel Angel Chazarri menyoroti, sikap klub serupa dengan klub yang hanya ingin melindungi diri dari tuduhan tanpa bukti.
Kritik ini menimbulkan tekanan internasional agar Benfica lebih tegas dalam menindak perilaku rasis di stadion.
Aksi cepat terhadap suporter yang melakukan gestur ofensif, seperti yang dilakukan beberapa klub Spanyol sebelumnya, dianggap langkah penting dalam memerangi rasisme di sepak bola.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
-
Siapa Jose Luis Chilavert? Kiper 67 Gol, Capres Paraguay yang Serang Vinicius Jr Bela Prestianni
-
Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Ketegaran Vinicius Jr: Menahan 20 Serangan Rasis Selama Berbaju Real Madrid
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Cetak Gol Beruntun, Pemain Keturunan Ini Beri Sinyal Positif Gabung Skuad Garuda Asuhan John Herdman
-
AC Milan Tersandung di Como: Game Over Perebutan Scudetto, Tiket Liga Champions Jadi Prioritas
-
Krisis Pemain Inter Jelang Lawan Lecce: Lautaro Martinez Absen, Chivu Siapkan Skenario Terburuk
-
Arsenal Menang atau Turun dari Puncak Klasemen, Arteta Dibuat Senewen Jelang Lawan Tottenham
-
Kartu Merah Uilliam Jadi Sorotan, Sergio Castel Tahan Diri Komentari Wasit Majed Al-Shamrani
-
Jamie Carragher Bahagia Arsenal Terpeleset tapi Tak Mau Man City Juara Premier League
-
Saingi Emil Audero, Kayne van Oevelen Kiper Berdarah Surabaya Bisa Diincar Timnas Indonesia
-
Arne Slot Janjikan Waktu yang Tepat Buat Alexander Isak Meledak Bersama Liverpool
-
Apa Menu Ramadan Pemain Muslim di Premier League? Kurma Yes, Gorengan No