Suara.com - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini meradang. Dia tidak senang dengan penampilan Gli Azzurri saat ditahan imbang Swiss, Senin (6/9/2021) dini hari WIB.
Dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di St. Jacob Park, Italia ditahan imbang tuan rumah Swiss tanpa gol.
Seperti halnya saat diimbangi Bulgaria 1-1 pada Jumat (3/9/2021) lalu, lini serang Italia gagal tampil klinis dalam pertandingan ini.
Domenico Berardi dan Ciro Immobile gagal memanfaatkan peluang, sementara Jorginho tak mampu mengonversi penalti menjadi gol setelah tendangannya ditahan kiper Yann Sommer, sebagaimana dilansir Football-Italia, Senin (6/9/2021).
"Ini adalah momen ketika bola tidak mau masuk. Sekali lagi, kami memiliki terlalu banyak peluang untuk tidak memenangkan pertandingan ini," kata Mancini kepada RAI Sport.
“Ini bukan soal penalti [yang gagal], ini situasi lain, kami harus lebih bertekad, lebih klinis, lebih tepat. Sama seperti dengan Bulgaria, ini adalah pertandingan lain yang tidak boleh gagal kami menangkan dengan banyaknya peluang mencetak gol yang tercipta."
“Itu lebih sulit di babak kedua, tetapi kami memiliki peluang di babak pertama dan kedua, yang berarti tim memainkan sepakbola yang bagus.”
Hasil imbang ini membuat posisi Italia di puncak klasemen sementara Grup C rawan tergusur. Mereka untuk sementara mengoleksi 11 poin dari lima laga, alias hanya terpaut empat poin dari Swiss yang baru memainkan tiga laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Kondisi itu membuat Roberto Mancini tak menampik persaingan memperebutkan puncak klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 akan menjadi sengit.
Baca Juga: Ditahan Imbang Swiss 0-0, Italia Jaga Rekor Tak Terkalahkan
Sebagai informasi, hanya tim teratas dari masing-masing grup zona Eropa yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia 2022. Sementara runner-up harus menjalani babak play-off.
Mancini berencana untuk mengubah komposisi skuad Italia saat menghadapi Lithuania pada 9 September mendatang.
“Para pemain lelah, jadi pasti akan ada beberapa perubahan. Ini adalah kesempatan yang terlewatkan, persis seperti pada hari Kamis. Persis sama," kata Mancini.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Kecewa Laga Brasil vs Argentina Dihentikan Mendadak
-
Hasil Bola Tadi Malam, Kualifikasi Piala Dunia: Italia Imbang Lagi, Inggris Cukur Andorra
-
Hazard Cetak Gol, Belgia Benamkan Republik Ceko 3-0
-
Jerman Pesta Gol, Gulung Armenia 6-0
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Spanyol Hancurkan Georgia 4-0
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Michael Carrick Resmi Dipermanenkan sebagai Pelatih Manchester United hingga 2028
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Vietnam Gelar TC di Korsel Jelang Piala AFF 2026
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Vinicius Dapat Restu Real Madrid untuk Gabung Skuad Brasil Lebih Cepat Jelang Piala Dunia 2026
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit