Suara.com - Bek veteran sekaligus kapten Timnas Italia, Giorgio Chiellini menyatakan jika timnya saat ini lebih baik dari saat menjuarai Euro 2020 kemarin, meski kenyataannya Gli Azzurri tampil memble dan majal di dua laga terakhirnya.
Diunggulkan untuk menang mudah, sang juara Eropa di luar dugaan ditahan imbang sang tamu, Bulgaria 1-1 di Stadio Artemio Franchi, Florence pada laga matchday 4 Grup C kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, Jumat (3/9/2021) lalu.
Teranyar, Italia hanya bisa bermain imbang 0-0 saat melawat ke markas Swiss dalam laga matchday 5 Grup C, Senin (6/9/2021) dini hari WIB tadi.
Meski tetap bertahan di puncak klasemen sementara Grup C dengan 11 poin dari lima pertandingan, dan juga mengukir rekor tak terkalahkan di 36 laga internasional di bawah pelatih Roberto Mancini, tentu hasil dua laga terakhir ini mengecewakan bagi Italia.
Meski demikian, Chiellini rupanya tak terlalu risau. Ia bahkan mengklaim jika tim Italia yang sekarang justru lebih baik dari Euro 2020 kemarin saat jadi kampiun.
Italia sendiri mengalahkan Swiss 3-0 di babak penyisihan Euro 2020 lalu di Stadio Olimpico, Roma.
"Melawan Bulgaria agak mengecewakan, tapi kami tampil jauh lebih baik meski hasil akhirnya adalah imbang tanpa gol lawan Swiss. Saya juga percaya bahwa penampilan kami kali ini lebih baik dari saat mengalahkan Swiss di Euro lalu," celoteh Chiellini seperti dilansir football-italia, Senin (6/9/2021).
"Saya merasa ada perkembangan lebih lagi dari tim ini dibanding saat menjuarai Euro lalu. Meski hasilnya mengecewakan, tapi saya kira sebagai tim kami menjadi lebih baik lagi. Ada progres, dengan teknik dan pressing yang mungkin lebih baik," sambung bek tengah berusia 37 tahun itu.
"Hal yang kurang sekarang dari kami adalah sedikit ketajaman ekstra untuk mencetak gol. Meski hasilnya adalah dua kali seri, tapi ada banyak hal positif yang bisa diambil dari performa kami, khususnya malam ini lawan Swiss," tukasnya.
Baca Juga: Swiss vs Italia: Azzurri Buang-buang Peluang, Mancini Meradang
Chiellini selanjutnya akan memimpin Italia menghadapi Lithuania dalam laga lanjutan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Azzurri rencananya akan menjamu Lithuania di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Kamis (9/9/2021) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Presiden Napoli Izinkan Antonio Conte Latih Timnas Italia
-
Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
-
Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi
-
Dianggap Biang Kerok Kegagalan Timnas Italia, Bastoni Dibela Lautaro Martinez
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?