Suara.com - Persija Jakarta akan berhadapan dengan PSIS Semarang pada pertandingan pekan kedua Liga 1 2021/2022 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (12/9/2021). Tentu, kemenangan diincar setelah sebelumnya di pekan pertama hanya bermain imbang 1-1 melawan PSS Sleman.
Pelatih Persija, Angelo Alessio mengatakan timnya sudah berlatih untuk pertandingan besok. Beberapa kekurangan telah dicoba untuk diperbaiki demi hasil maksimal melawan PSIS.
"Kami bekerja minggu ini untuk mencoba cari solusi baru. Saya pikir kami sudah bekerja di dalam latihan dengan baik. Saya mau ada peningkatan dari semua aspek, taktikal dan kondisi," kata Alessio dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
Salah satu yang paling disorot saat melawan PSS Sleman adalah penyelesaian akhir. Banyak peluang-peluang emas yang didapat Marko Simic dan kawan-kawan di laga tersebut, namun tidak bisa dijadikan sebuah gol.
Tidak hanya finishing, juru taktik asal Italia itu juga menyoroti lini pertahanan. Alessio berharap adanya peningkatan yang terjadi saat melawan PSIS nanti.
"Ya (kurang finishing). Tapi itu hanya satu aspek. Kami juga latihan untuk itu minggu ini karena sebelumnya kami punya 3-4 peluang untuk cetak gol," jelas Alessio.
"Saya mau melihat peningkatan tim bukan cuma finishing tapi juga pertahanan. Di sektor pertahanan kami tentu juga harus bekerja lebih baik," jelas mantan asisten pelatih Juventus era Antonio Conte tersebut.
Sementara itu, Tony Sucipto selaku perwakilan pemain mengaku sudah melakukan evaluasi dari hasil imbang 1-1 melawan PSS. Menurutnya, seluruh pemain kini punya rasa percaya diri memenangi pertandingan.
"Pertandingan buat besok seluruh pemain sangat siap, kekurangan dipertandingkan kemarin tentu sudah ada evaluasi dari pelatih. Jadi seluruh pemain semuanya siap untuk pertandingan besok," ujar Tony Sucipto.
Baca Juga: Penampakan Gol Kontroversial Irfan Bachdim Saat Persiraja Vs PSS Sleman, Keputusan Wasit?
Berita Terkait
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija
-
Persija Jakarta Uji Kekuatan 2 Tim Thailand, Bukan Lawan Sembarangan
-
Pernah Jalani Ibadah Haji, Witan Sulaeman Pamer Tato Macan, Rizky Ridho: Aman untuk Sholat
-
Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik