Tak sah rasanya bila tak memasukkan raksasa Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT), dalam daftar klub dengan skuat mewah di Asia Tenggara.
Juara Malaysia Super League 2021 ini diketahui memiliki nilai skuat mencapai 6,05 juta euro (Rp101,85 miliar) atau unggul tipis dari Bangkok United.
Klub yang dibela wonderkid Indonesia, Syahrian Abimanyu ini memiliki beberapa pemain dengan nilai pasar mahal. Salah satunya adalah Bergson dengan nilai mencapai Rp6,73 miliar.
3. BG Pathum United (Thailand)
BG Pathum menjadi salah satu klub Thailand lainnya yang memiliki skuat dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara.
BG Pathum memiliki nilai skuat hingga menyentuh angka 6,08 juta euro (Rp102,49 miliar) sehingga menjadikannya klub termahal ketiga di Asia Tenggara.
Berbeda dengan tiga klub sebelumnya, pemain termahal BG Pathum nyatanya bukanlah pemain asing. Ternyata, pemain termahal klub ini adalah produk lokal yakni Teerasil Dangda dengan nilai pasar Rp10,43 miliar.
2. Buriram United (Thailand)
Buriram United pun tak mau ketinggalan untuk masuk dalam daftar klub Asia Tenggara dengan nilai skuat termahal.
Baca Juga: Didominasi Thailand, Berikut 5 Pemain Termahal di ASEAN
Diketahui, nilai skuat Buriram United menyentuh angka 6,63 juta euro (Rp111,6 miliar) dan menempatkan mereka di urutan kedua daftar ini.
Buriram memiliki nilai sebesar itu karena sebagian pemainnya memiliki nilai pasar tinggi. Untuk pemain termahal klub papan atas Thailand ini dipegang oleh legiun asing dari Brasil yakni Maicon dengan nilai pasar Rp11,7 miliar.
1. Port FC (Thailand)
Untuk klub termahal di Asia Tenggara per 2021 ini dipegang oleh klub asal Thailand lainnya, yakni Port FC.
Port FC memiliki skuat dengan nilai pasar mencapai 6,65 juta euro (Rp112 miliar). besarnya nilai Port FC tak lepas dari sederet legiun asingnya.
Untuk pemain termahal di Port FC dipegang oleh Nelson Bonilla dengan Rp10,43 miliar yang kemudian diikuti oleh Sergio Suarez (Rp7,5 miliar), Seul-ki Go dan Philip Roller (Rp5,9 miliar), serta Javier Patino (Rp5 miliar).
Berita Terkait
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Kejutan! Striker Kelahiran Tondano Lebih Gacor Dibanding Penyerang Timnas Indonesia
-
Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste
-
Pelatih Bali United Menyesal Gagal Boyong Eliano Reijnders, Kenapa?
-
Pembelaan Bojan Hodak: Saya Tak Ingat Bali United Bikin Peluang Sebelum Persib Kartu Merah
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya