Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer punya alasan khusus terkait keputusannya menarik keluar Cristiano Ronaldo untuk digantikan Jesse Lingard dalam laga kontra Young Boys di matchday pertama Grup F Liga Champions, Rabu (15/9/2021).
Pada prosesnya, keputusan Ole Gunnar Solskjaer itu bisa dibilang zonk. Pasalnya, Jesse Lingard justru melakukan blunder fatal yang berujung kekalahan 1-2 Manchester United dari Young Boys.
Selain Ronaldo, Ole Gunnar Solskjaer juga mengganti Bruno Fernandes dengan Nemanja Matic. Dia menyebut pergantian itu punya dasar yang kuat.
Dikutip dari Sky Sports, Rabu (15/9/2021), Solskjaer yang dikritik akibat pergantian ini, mengatakan keputusan itu diambil sebagai antisipasi agar Ronaldo dan Fernandes tidak mengalami cedera.
"Pertandingan sudah berjalan 70 menit, mereka (Ronaldo dan Fernandes) sudah banyak berlari, baik pada hari Sabtu dan hari ini. (Stadion) Astroturf sudah mengambil korban juga dan kami membutuhkan pengalaman dari Nemanja untuk menahan bola serta kaki Jesse," ujar Solskjaer.
Pelatih asal Norwegia itu mengatakan, Ronaldo sudah tampil luar biasa dalam dua pertandingan terakhirnya namun ia harus menjaga kondisi dari pemain berusia 36 tahun tersebut.
Solskjaer menilai, menarik keluar Ronaldo pada menit tersebut adalah pilihan yang tepat untuk menjaga kondisi sang mega bintang.
"Ronaldo luar biasa. Tapi kami harus menjaganya dan ini rasanya saat yang tepat untuk menariknya," ujar Solskjaer.
Manchester United harus mengakui keunggulan Young Boys dengan skor tipis 1-2 meski sempat unggul melalui Cristiano Ronaldo pada menit 13 sebelum akhirnya dibalas oleh Moumi Ngamaleu menit 66 dan Theoson Siebatcheu menit 90+5.
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam, Liga Champions: MU Kalah Dramatis, Barcelona Dipermak Bayern
Hasil ini membuat Manchester United harus puas duduk di peringkat akhir Grup F Liga Champions tanpa poin dibawah Young Boys, Atalanta dan Villarreal.
Selanjutnya Solskjaer dan Manchester United dijadwalkan akan melakoni laga melawan West Ham di Liga Inggris pada Minggu (19/9) pukul 20:00 WIB, demikian dilansir dari Antara.
Tag
Berita Terkait
-
MU Keok Lawan Young Boys, Meme Ronaldo Kocak di Twitter
-
Thomas Tuchel: Romelu Lukaku Striker Kelas Dunia!
-
Ganti Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes Saat Dihajar Young Boys, Ini Kilah Pelatih MU
-
Blundernya Bikin Man United Kalah, Jesse Lingard Dibela Solskjaer
-
Cristiano Ronaldo Kembali Catatkan Rekor Liga Champions Meski MU Telan Kekalahan
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau