Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Penyerang Paris Saint-Germain Lionel Messi (tengah) mencoba melewati bek Club Brugge Eder Balanta dalam pertandingan Grup A Liga Champions di Stadion Jan Breydel, Brugge, Belgia, Rabu (15/9/2021) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/PIROSCHKA VAN DE WOUW.

Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) turun dengan kekuatan penuh saat menghadapi Club Brugge dalam matchday pertama Grup A Liga Champions 2021/2022, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

Namun, alih-alih meraih kemenangan, Paris Saint-Germain tampil melempem. Mereka pada akhirnya ditahan imbang 1-1 oleh wakil Belgia tersebut.

Dalam pertandingan di Stadion Jan Breydel, Belgia, Paris Saint-Germain (PSG) sejatinya menurunkan trisula Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe sejak menit awal.

Tetapi Le Parisien kesulitan mengembangkan permainan walau dominan dan beberapa kali malah kewalahan mengantisipasi serangan balik tuan rumah.

Baca Juga: Inter vs Madrid: Gol Telat Rodrygo Goes Menangkan Los Blancos

Brugge sukses memaksimalkan ruang di antara pemain PSG untuk menciptakan ancamannya sendiri, terbukti dengan 16 percobaan tembakan yang mereka lepaskan tujuh di antaranya menemui sasaran, demikian catatan laman resmi UEFA.

PSG malah hanya bisa melepaskan sembilan percobaan tembakan, salah satunya berbuah gol yang dicetak Ander Herrera tetapi tuan rumah melunasinya melalui Hans Vanaken.

Satu poin yang dibagi rata kedua tim membuat PSG menempati posisi kedua dan Brugge ketiga klasemen Grup A, di bawah Manchester City yang menang telak atas RB Leipzig dalam pertandingan lain.

Kehadiran trio Mbappe, Neymar dan Messi jelas membuat PSG tak ragu menancap gas sejak sepak mula dan mendominasi penguasaan bola, tetapi tuan rumah mampu menjawabnya dengan koordinasi pertahanan yang rapat demi menutup alur bola.

PSG memimpin lebih dulu pada menit ke-15 setelah pergerakan Mbappe melewati Clinton Mata dan mengirimkan umpan tarik yang dituntaskan sempurna oleh Herrera ke gawang Brugge.

Baca Juga: Sheriff Tiraspol Tandai Debut Liga Champions dengan Permalukan Shakhtar Donetsk

Delapan menit berselang, Mbappe nyaris menggandakan keunggulan PSG bila saja penyelesaiannya atas operan dari Messi tak dihalau oleh kiper Simon Mignolet.

Di tengah dominasi PSG, Brugge sukses menyamakan skor pada menit ke-27 ketika Eduard Sobol memainkan bola ke Vanaken, yang kemudian menaklukkan kiper Keylor Navas.

Dua menit kemudian Messi hampir segera merestorasi keunggulan PSG, tetapi nahas bagi La Pulga bola tembakannya dari tepian kotak penalti hanya membentur tiang gawang.

Brugge balas mengancam lewat eksekusi tendangan bebas Vanaken dan sepakan menyilang Noa Lang, tapi dua-duany bisa diamankan oleh Navas.

Tuan rumah memasuki babak kedua dengan percaya diri sayang tembakan sudut sempit Lang menyelesaikan umpan Kamal Sowah bisa dihentikan oleh Navas, sementara tendangan Jack Hendry dihadang oleh Abdou Diallo yang pasang badan di muka gawang PSG.

Sajian mewah lini depan PSG harus tanggal satu pada menit ke-51 lantaran Mbappe meninggalkan lapangan setelah terlihat meringis menahan sakit di pergelangan kakinya, lantas tempatnya diisi Mauro Icardi.

Dominasi PSG berlanjut dan Messi kembali mengancam gawang Brugge pada menit ke-70, sayang bola tembakannya terlalu dekat untuk dijangkau serta diamankan sepenuhnya oleh Mignolet.

Seiring berjalannya waktu, pertandingan berlalu dengan peluang-peluang tak matang hingga peluit tanda laga usai berbunyi tanpa perubahan skor 1-1.

Di pertandingan kedua, PSG akan menjamu klub kaya raya lainnya Manchester City di Parc des Princes sedangkan Brugge bertandang ke markas RB Leipzig pada 28 September, demikian dilansir dari Antara.

Komentar