Suara.com - PSSI yakin timnas Indonesia mampu lolos dari fase grup Piala AFF 2020 meski bersaing dengan tim-tim kuat di Grup B seperti Malaysia dan Vietnam.
"Kami yakin Indonesia dapat lolos ke fase selanjutnya dari penyisihan Grup B. PSSI tentu akan mempersiapkan tim nasional dengan baik dan mendukung penuh pelatih Shin Tae-yong demi meraih prestasi di ajang tersebut," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi, dikutip Antara di Jakarta, Selasa (21/9/2021).
Indonesia berada di Grup B Piala AFF 2021, berdasarkan pengundian yang dilakukan AFF, Selasa (21/9), bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Laos.
Persaingan di Grup B diprediksi berat untuk Indonesia lantaran Vietnam merupakan juara Piala AFF 2008 dan 2018.
Malaysia datang dengan status kampiun Piala AFF 2010, di mana ketika itu, mereka menundukkan Indonesia di final.
Dua penghuni Grup B lain, Kamboja dan Laos di atas kertas kualitasnya masih di bawah Indonesia. Akan tetapi, dua tim tersebut bisa saja mengejutkan andai skuad "Garuda" lengah.
Meski demikian, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menyebut bahwa komposisi Grup B Piala AFF 2020 itu menarik.
Shin menyadari para pesaing di grup tersebut memiliki kualitas bagus. Namun, dia menegaskan skuad "Garuda" siap menghadapi semua lawan.
"Berada di Grup B bersama Vietnam dan Malaysia sangat menarik bagi saya. Mereka tim yang kuat. Akan tetapi, kami akan berjuang keras demi meraih kemenangan di setiap laga. Kami akan melakukan persiapan dengan baik," kata juru taktik asal Korea Selatan itu.
Baca Juga: Pemain yang Ikut TC Timnas Indonesia Diperbolehkan Main untuk Klub di Liga 1
Piala AFF 2020 dijadwalkan berlangsung pada 5 Desember 2021-1 Januari 2022.
Babak grup Piala AFF 2020 akan berlangsung dalam dua leg atau kandang-tandang, sama seperti edisi sebelumnya.
Yang berbeda, karena saat ini dalam kondisi pandemi COVID-19, pertandingan tidak lagi berlangsung di negara masing-masing, tetapi terpusat di satu atau dua negara yang baru akan diputuskan kemudian.
Pandemi COVID-19 pulalah yang menjadi alasan pelaksanaan Piala AFF 2020 ditunda satu tahun.
Nantinya, dua tim terbaik setiap grup berhak melaju ke semifinal.
Berita Terkait
-
John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ujian Berat Pasukan John Herdman
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital