Suara.com - Gelandang West Ham Mark Noble menyebutkan kemenangan atas Manchester United pada putaran ketiga Piala Liga Inggris pada Rabu malam waktu setempat sebagai spesial.
"Ini malam yang spesial untuk saya dan semua pemain lain yang mengambil bagian dan mendapatkan kemenangan hebat melawan Manchester United, karena dari pengalaman saya mereka tidak selalu seperti ini," kata Noble dalam situs resmi klub, Kamis (23/9/2021).
Mark Noble mengatakan kemenangan atas Manchester United di Old Trafford adalah hal spesial karena sejak lama tak pernah terjadi.
Noble menjelaskan terakhir kali West Ham memenangkan pertandingan melawan Manchester United di Old Trafford adalah hampir 14 tahun lalu ketika dia masih bermain bersama Carlos Tevez.
"Untuk pendukung kami yang datang ke sini dan menyaksikan kemenangan kami di Old Trafford, kemenangan terakhir kami di sini adalah ketika saya bermain dengan Carlos Tevez, jadi itu 14 tahun lalu dan ini malam yang sangat spesial," terang Noble seperti dimuat Antara.
Pemain asal Inggris itu mengatakan jika West Ham melaju jauh dalam Piala Liga Inggris, maka akan berdampak kepada pemain yang jarang mendapatkan menit bermain.
Menurut dia, kompetisi ini bisa memberikan kesempatan untuk pemain yang jarang mendapatkan kesempatan bermain dan mereka adalah kumpulan pemain yang bagus dalam skuad.
"(Memenangkan kompetisi ini) memberikan kesempatan untuk pemain yang tidak bermain secara reguler. Kami memiliki awal yang sangat bagus musim ini, dan kami memiliki skuad yang terdiri dari pemain bagus."
"Ketika Anda mendapatkan kesempatan, maka Anda harus mengambilnya dan saya kira kebanyakan anak-anak melakukannya malam ini," tandas Noble.
Baca Juga: MU Dipecundangi West Ham, Donny van de Beek jadi Kambing Hitam
West Ham mencuri kemenangan dari Manchester United pada putaran ketiga Piala Liga Inggris dengan skor tipis 1-0 melalui gol Manuel Lanzini pada menit 9.
Kemenangan ini membuat West Ham melaju ke babak keempat Piala Liga untuk menghadapi Manchester City pada 27 Oktober.
Berita Terkait
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Selidiki Dugaan Pelanggaran Bos West Ham, Polisi Inggris Terima Laporan Tambahan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti