Suara.com - Tim Semen Padang menambah dua pemain bertahan atau bek baru untuk memperkuat tim menghadapi kompetisi Liga 2 2021 yang siap bergulir
Pelatih kepala Semen Padang, Weliansyah mengatakan kedua pemain itu adalah Feri Sitianto dan Bryannus Muabuay.
Feri Sitianto merupakan pemain berposisi bek tengah yang sebelumnya membela Persela Lamongan, sementara Bryannus Muabuay yang juga berposisi sebagai bek tengah dalam tiga musim lalu memperkuat PSBS Biak.
Kehadiran keduanya diharapkan mampu membuat pertahanan tim Semen Padang semakin kokoh.
Keputusan mendatangkan Feri dan Bryan melihat dari evaluasi yang dilakukan, setelah menjalani serangkaian uji coba beberapa waktu lalu.
“Dari beberapa uji coba kita baik di Sumatera Barat atau pun beberapa waktu lalu ke Pekanbaru, kita menyadari ada beberapa kelemahan salah satunya di sisi pertahanan. Hal itu mendasari kita untuk mendatangkan dua pemain tersebut,” kata Weliansyah seperti dilansir Antara.
Menurut dia kedua pemain ini sangat bagus, meski masih muda, mereka sudah matang dan memiliki kualitas dan teknik yang baik.
"Kami berharap mereka bisa menyesuaikan diri dengan baik karena pastinya kita butuh tim yang memiliki chemistri yang baik dan pemain yang siap dirotasi kapanpun,” tutur Weliansyah.
Ia mengatakan saat ini kondisi anak asuh dalam keadaan sangat siap untuk memulai perjalanan di Liga 2.
“Secara fisik, mental dan persiapan kita sudah siap. Dari uji coba-uji coba sebelumnya tim juga terus memperlihatkan peningkatan. Jika dipersentasekan lebih dari 100 persen kita siap. Mohon doa dan dukungannya juga dari seluruh masyarakat, suporter dan awak media kepada kami dalam berjuang nanti.” tukasnya.
Sementara CEO PT KSSP Hasfi Rafiq mengatakan perekrutan kedua pemain ini hasil diskusi manajemen bersama tim pelatih memutuskan untuk menambah kekuatan di lini belakang,
Keduanya merupakan dua bek tengah yang memiliki postur tinggi dan masih berusia muda dan didatangkan sesuai dengan rekomendasi tim pelatih.
“Dua bek ini kita datangkan sesuai rekomendasi dari tim pelatih dari hasil evaluasi tim selama persiapan. Semoga kehadiran mereka tim ini semakin solid dan kuat,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah