Suara.com - Duel super big match Liverpool vs Manchester City memang berakhir seri di Anfield, namun bagi gelandang serang The Citizens, Phil Foden, timnya tampil jauh lebih baik meski main tandang.
Kedua tim harus rela berbagi poin usai laga pekan ketujuh Liga Inggris 2021/2022 di Anfield itu berakhir imbang 2-2, Senin (4/10/2021) dini hari WIB.
City tertinggal lebih dulu lewat gol Sadio Mane pada menit ke-58. Tim tamu kemudian membalas lewat gol Phil Foden pada menit ke-69.
Setelah itu, Liverpool kembali unggul lewat aksi ciamik Mohamed Salah pada menit ke-76. Namun, City akhirnya bisa mengamankan satu poin dari laga ini pasca Kevin De Bruyne bikin gol di menit ke-81.
Bicara statistik dan permainan di lapangan, City memang tampak lebih baik dari Liverpool meski tampil tandang.
Terlebih di 10-15 menit terakhir, di mana serangan-serangan The Citizens terlihat amat berbahaya dan membuat publik Anfield cukup terhenting lantaran ketar-ketir Liverpool bakal kebobolan gol ketiga.
Di Anfield, City unggul ball possession mencapai 52 persen berbanding Liverpool 48 persen. Tim tamu juga melancarkan 12 percobaan tembakan, sementara tim tuan rumah hanya setengahnya.
"Kami tampil lebih baik dari Liverpool di banyak periode pertandingan, saya pikir itu cukup jelas. Kami tampil npa rasa takut meski bermain di depan publik Anfield yang full," ucap Phil Foden seperti dilansir Tribal Football.
"Hasil seri 2-2 cukup fair. Jangan salah, Liverpool adalah tim yang sangat kuat dan berbahaya. Tapi jika ada tim yang disebut lebih pantas menang di laga ini, saya kira sudah jelas bahwa itu kami (City)," celoteh pemain 21 tahun yang juga personel Timnas Inggris itu.
Baca Juga: Kelemahan Mulai Terekspos, Real Madrid Bidik Edinson Cavani dan Pau Torres pada Januari
"Kami mampu tetap stabil meski sempat tertinggal dua kali. Itu menunjukkan mental karakter kami," tutur Foden.
"Kami tidak banyak menang di sini (Anfield), tapi saya kira kami bermain sangat baik hari ini di tempat yang sangat sulit ini. Sangat sulit untuk datang ke sini, bermain di depan para suporter fanatik Liverpool."
"Ini adalah salah satu tempat yang paling sulit, namun kami menghadapinya dengan sangat baik hari ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Jadwal Perempat Final Piala FA 2026: Manchester City vs Liverpool Jadi Laga Utama
-
Musim Terakhir Mohamed Salah, Arne Slot Berharap Ada Warisan Istimewa
-
Kabar Baik untuk Liverpool, Alexander Isak akan Kembali Berlatih
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC