Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu memprediksi Taiwan bakal bermain bertahan. Meski begitu, penggawa Johor Darul Ta'zim itu mengaku sudah mengetahui cara membongkar pertahanannya.
Kedua tim akan saling berhadapan pada babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 7 dan 11 Oktober mendatang. Adapun pertandingan akan berlangsung di Buriram, Thailand.
Abimanyu menjelaskan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah memberikan materi latihan untuk mengantisipasi permainan Taiwan. Termasuk juga kemungkinan Taiwan yang bakal main bertahan.
"Taiwan kami prediksi akan main bertahan. Namun, pelatih sudah memberikan cara bagaimana membongkar pertahanan lawan yang bermain seperti itu," kata Abimanyu dalam rilis yang diterima Suara.com.
Meski begitu, Abimanyu meminta doa serta dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia. Hal tersebut bisa meningkatkan motivasi bermain skuad Merah Putih.
Sebab, Timnas Indonesia ditargetkan lolos ke babak selanjutnya. Tidak mudah, namun dengan kerja keras Abimanyu yakin mampu memgalahkan Taiwan.
"Selama tiga hari di Thailand, kami sudah berlatih dan mempersiapkan diri dengan baik. Kami optimistis meraih kemenangan melawan Taiwan," jelas Abimanyu.
Dari segi peringkat FIFA, Timnas Indonesia kalah dari Taiwan. aat ini Taiwan berada di posisi 151 dengan raihan 1046 poin dalam peringkat FIFA terbaru.
Sedangkan Indonesia menempati peringkat ke-175. Skuad Garuda baru mengemas 957 poin.
Baca Juga: Egy Maulana Tak Bisa Bermain di Kualifikasi Piala Asia U-23. Ini Alasannya!
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey