Suara.com - Penyerang tim sepakbola putra Aceh, Akhirul Whadan memuji kontribusi rekan-rekannya di lini tengah terhadap dua gol yang dicetaknya saat menang 2-1 atas Sumatera Utara (Sumut), dalam pertandingan babak enam besar Grup D PON XX Papua 2021 di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat.
"Lini tengah kami memang bisa mengirim operan bagus buat kami para striker," katanya seperti dimuat Antara, Jumat (8/10/2021).
"Mereka dalam bertahan pun bagus. Saya rasa kami main kompak hari ini. Dan inilah hasilnya. Alhamdulillah," ujar Akhirul menambahkan.
Dua gol yang dicetak Akhirul ke gawang Sumut memang seluruhnya berasal dari situasi serangan balik.
Gol pertama Akhirul lahir memecahkan kebuntuan saat babak kedua belum genap berusia lima menit ketika ia bisa menyisir sisi sayap kanan sebelum melepaskan tembakan menyilang yang sukses memperdaya kiper Bambang Rahmad Hidayat.
Lantas gol kedua Akhirul ia cetak melalui tembakan luar kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh Bambang Rahmad pada menit ke-76.
Akhirul mengaku ia dan rekan-rekannya memang diinstruksikan oleh pelatih kepala Fakhri Husaini bermain lebih menyerang menghadapi Sumut ketimbang lawan Papua, sebab Aceh wajib menang jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal.
Sayangnya, marjin kemenangan Aceh harus terpangkas menjadi 2-1 lantaran Sumut mendapatkan hadiah tendangan penalti di pengujung injury time babak kedua yang sukses dikonversi oleh bek sayap Rian Ramadan.
"Waktu lawan Papua, instruksinya memang bertahan. Tapi kalau ini kami diminta melakukan tekanan dan bertarung sejak di lini depan, harus bisa mencetak gol," kata Akhirul.
Baca Juga: Sepak Bola PON Papua: Aceh Bungkam Sumatera Utara 2-1
"Target kami menang selisih dua gol, tapi batal karena penalti tadi. Sedikit kecewa, tapi semoga tetap bisa lolos," tukasnya.
Aceh saat ini menempati posisi kedua Grup D di bawah Papua, karena meski sama-sama memiliki tiga poin, tapi Aceh kalah secara head-to-head.
Nasib Aceh akan ditentukan oleh laga penutup Grup D antara Papua kontra Sumut yang akan dimainkan di Stadion Mandala pada Minggu (10/10/2021).
Berita Terkait
-
Profil Akhirul Wadhan, Eks Pemain Persiraja yang Cedera Patah Kaki Saat Main Tarkam
-
Ngeri, Video Detik-detik Mantan Pemain Persiraja Patah Kaki Saat Main Tarkam
-
5 Atlet di PON Papua 2021 Terbukti Positif Doping
-
Tak Cuma Suap Rp1 Miliar, Gubernur Papua Juga Diduga Korupsi Dana PON 2021 Ratusan Miliar
-
Juara PON hingga Langganan SEA Games Ramaikan Event Duathlon di Labuan Bajo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Mees Hilgers Mangkir dari Latihan FC Twente, Masa Depannya Makin Runyam
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United