Suara.com - Papua berhasil meraih medali emas cabang olahraga sepak bola putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah pada partai final mengalahkan Jawa Barat 1-0 melalui gol indah Liza Armanita Madjar.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Katapal, Merauke, Senin (11/10/2021), kedua tim bermain terbuka dengan menerapkan sepak bola menyerang.
Jawa Barat mengancam pada menit tiga yang berawal dari sepak pojok namundapat digagalkan kiper Papua Agustina Kwano.
Putri Papua yang bermain di bawah dukungan penuh penonton gantian mengancam gawang Jawa Barat melalui tendangan bebas Emmy Clarce Falentina Awes, namun masih dapat diantisipasi kiper Jawa Barat Diyana Herliana.
Jawa Barat kembali menggempur pertahanan Papua melalui Siti Laitpah Nurul Inayah, namun sayang sepakannya masih tinggi di atas mistar gawang Papua
Pada menit ke-18 Jawa Barat kembali berpeluang mencetak gol melalui tendangan bebas pemain bernomor punggung 15 Helsya Maeisyaroh namun tidak menemui sasaran.
Pertandingan berlangsung dalam tempo cepat dan keras. Beberapa kali wasit harus meniup peluit pelanggaran akibat benturan yang terjadi antara pemain kedua tim.
Jawa Barat hampir saja mencetak gol pada menit 45 andai saja sepakan Helsya Maeisyaroh dari luar kotak pinalti gagal dihalau kiper Papua yang bermain gemilang pada babak pertama.
Skor imbang tanpa gol pun menutup babak pertama perebutan medali emas antara Papua dan Jawa Barat.
Baca Juga: Pukul Jatuh Wakil Tuan Rumah, Petinju Jawa Barat Walmer Pasiale Melaju ke Final PON Papua
Papua memasukkan dua pemain sekaligus pada awal babak kedua yaitu Liza Armanita Madjar dan Yuliana Ongge untuk menambah daya gedor.
Hasilnya langsung terlihat pada menit ke 73 setelah Liza Armanita Madjar mencetak gol indah dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Jawa Barat. Papua pun unggul 1-0.
Jawa Barat berusaha mengejar ketertinggalan dalam sisa menit babak kedua. Namun hingga satu menit tambahan waktu babak kedua tidak ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Papua. Papua pun berhasil meraih medali emas sepak bola putri PON XX, sedangkan medali perunggu diraih Bangka Belitung setelah mengalahkan DKI Jakarta 3-0. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Debit Sungai Citarum Menyusut, Alur Sungai Mulai Dipenuhi Sedimentasi dan Sampah
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP
-
Sepak Bola dan Obesitas: Kisah Ronaldo Nazario, Maradona, hingga Akinfenwa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi