Suara.com - Petinju Jawa Barat Walmer Pasiale sukses menumbangkan juara bertahan kelas ringan putra yang juga wakil tuan rumah, Gresty Alfons, dalam babak semifinal Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Senin (11/10/2021).
Walmer bahkan sukses dua kali memukul jatuh sang juara bertahan dalam ronde pertama dan kedua.
Berstatus peraih medali emas kelas ringan PON Jawa Barat 2016, Gresty lengah dalam membangun pertahanan pada awal laga sampai bisa dijatuhkan oleh Walmer dalam pertengahan laga, hingga wasit mencapai hitungan kedelapan.
Walmer kerap sukses memojokkan Gresty sampai berhasil memukul jatuh lagi sang juara bertahan pada pertengahan ronde kedua di dekat sudut ring biru. Kali ini Gresty bangkit lebih cepat, tapi tak mampu melancarkan serangan balasan berarti.
Pada ronde ketiga, Gresty berusaha tampil lebih agresif, tetapi Walmer mengimbanginya dengan membangun pertahanan yang solid. Walmer menang angka mutlak atas Gresty.
"Saya sangat bangga bisa memukul juara bertahan dan petinju tuan rumah dua kali jatuh, sejujurnya saya juga tidak menyangka," kata Walmer usai pertandingan.
"Saya lihat ada celah dari pertahanan dia dan tadi timing pukulan saya tepat juga, jadi dua kali masuk buat dia jatuh," sambungnya seperti dimuat Antara.
Walmer tak mau bicara banyak soal peluangnya meraih medali emas, tapi menjamin akan bekerja keras dalam sisa waktu yang ada untuk membanggakan masyarakat Jawa Barat.
"Saya tidak tahu soal peluang, yang penting saya siap bekerja keras sampai final, siapapun lawannya, berjuang demi kebanggaan Jawa Barat," tutup Walmer.
Baca Juga: Karateka Sulawesi Selatan Krisda Putri Aprilia Sabet Emas PON Papua
Pada final nanti, Walmer akan menghadapi petinju DKI Jakarta Matius Mandiangan yang juga lolos berkat kemenangan angka atas wakil Bali Yulius Babu Eha.
Hasil semifinal ini membuat Gresty Alfons dan Yulius Babu Eha harus puas menyumbangkan medali perunggu bersama untuk kontingen Papua dan Bali.
Rangkaian partai final cabang olahraga tinju yang memperebutkan 17 medali emas lewat 10 kelas kategori putra dan tujuh kelas kategori putri akan dipertandingkan di GOR Cendrawasih, Rabu lusa.
Berita Terkait
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Didakwa Hina Suku Sunda, Resbob Terancam 4 Tahun Penjara
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026