Suara.com - Pelatih Jawa Barat Ronny Remon menyebut timnya kalah angin saat melawan Papua pada babak kedua perebutan medali emas cabang olahraga sepak bola putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Ronny mengatakan gol semata wayang yang dicetak pemain Papua Liza Armanita Madjar dari jarak jauh dibantu oleh dorongan angin sehingga sulit diantisipasi.
"Kalau saya lihat gol tadi, selain tendangan keras juga ada faktor angin. Tendangannya memang terlambat kita antisipasi ditambah lagi dorongan angin itu kencang sekali," kata Ronny Remon saat ditemui usai pertandingan melawan Papua di Stadion Katapal, Merauke, Senin (11/10/2021).
Ronny mengatakan perubahan strategi yang dilakukan tim putri Papua memberikan dampak terhadap agresivitas lini serang yang membuat Jawa Barat lebih banyak bertahan dibandingkan babak pertama.
"Memang di babak kedua ada hal yang membuat tim kita tertekan. Pertama mereka main pressing, kedua angin juga membantu sekali karena saat kita buang bola ke depan, bolanya tidak sampai-sampai akhirnya kita tertekan," kata Ronny.
Ronny mengatakan pemain-pemainnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang yang sayang tidak bisa membawa mereka menang.
"Memang itulah sepak bola skema kita sudah berjalan tapi dewi fortuna belum bersama kita. Memang ada beberapa peluang tapi itu belum keberuntungan kita," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Tag
Berita Terkait
-
Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar
-
Sambut HUT RI ke-81, Merah Putih 500 Meter Membentang di Bekasi
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB