Suara.com - Mancheter United (MU) pernah memiliki sosok pemain bertalenta hebat bernama John Cofie. Namun, kariernya justru berakhir di usia 27 tahun dan kini banting setir jadi guru.
Tak berlebihan kiranya jika menyebut John Cofie sebagai salah satu pemain muda Manchester United yang bertalenta, di samping Paul Pogba dan Ravel Morrison yang satu angkatan dengannya.
Saat itu, Cofie yang berposisi sebagai striker direkrut oleh akademi Manchester United pada tahun 2007. Usianya masih terhitung sangat muda, yakni 14 tahun.
Namun, kemampuan John Cofie saat itu memang sangat jauh di atas rata-rata pemain lainnya seusianya.
Ketika itu, John Cofie resmi bergabung dengan Manchester United pada November 2007 dan mulai bergabung dengan akademi pada Juli 2009.
Setahun setelah itu, pemain kelahiran Ghana ini sukses mencuri hati manajer Setan Merah saat itu, Sir Alex Ferguson.
Ferguson pun terpikat sehingga memberikan kontrak sebesar satu juta pounds untuk pemain yang baru berusia 14 tahun tersebut.
Kontrak itu mengukuhkan Cofie sebagai pesepakbola muda pertama yang mendapatkan kontrak jutaan poundsterling.
Sayangnya, sejak mendapatkan kontrak tersebut, ia justru gagal mencatatkan satu pun penampilan bersama tim utama Setan Merah.
Baca Juga: Dulu Benci, Diogo Dalot Kini Jadi Pengagum Berat Cristiano Ronaldo
Setelah sempat menjalani sejumlah masa peminjaman bersama berbagai klub seperti Royal Antwerp, Sheffield United, hingga Notts County, Cofie akhirnya meninggalkan Manchester United pada tahun 2013.
Dan usai bergabung dengan sejumlah klub seperti Bransley, Molde, hingga Crawley Town, Cofie tetap saja gagal membangkitkan kegemilangannya di atas lapangan.
Akhir Perjalanan John Cofie
Setelah meninggalkan MU dan menjadi pengembara, Cofie sempat singgah di sejumlah negara, mulai dari Norwegia, Wales, hingga Irlandia Utara.
Sayangnya, tak satu pun klubnya saat itu yang bisa membuatnya kembali bersinar seperti ketika masih muda.
Bahkan, Cofie sempat singgah untuk bermain bersama Global, klub yang berkompetisi di Liga Filipina pada tahun 2020.
Berita Terkait
-
Nama Jay Idzes Ikut Terseret dalam Pusaran Rumor Transfer Manchester United
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Diperkuat Eks Man United, Kongo Ukir Sejarah Lolos ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
-
Manchester United Targetkan Elliot Anderson untuk Bursa Transfer Musim Panas
-
Manchester United Incar Gelandang Juventus Khephren Thuram
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?