-
Michael Carrick sangat menginginkan Sandro Tonali untuk mengisi lini tengah Manchester United musim depan.
-
Transfer Tonali terancam batal karena Newcastle United menuntut mahar tinggi mencapai 115 juta euro.
-
Manchester United kini mengalihkan fokus ke Ederson yang harganya jauh lebih ekonomis.
Suara.com - Manajer anyar Manchester United, Michael Carrick, menghadapi rintangan besar dalam menyusun komposisi lini tengah impiannya untuk musim depan. Target utama sang pelatih terancam gagal mendarat ke Old Trafford akibat kendala finansial yang membentur manajemen klub.
Carrick menginginkan gelandang bertenaga untuk memperkuat sektor tengah Setan Merah setelah resmi diangkat sebagai manajer permanen. Prestasi membawa MU menembus zona Liga Champions membuat mantan gelandang tersebut mendapat kepercayaan penuh mengelola skuad.
Meski memiliki wewenang penuh, visi Carrick tidak selalu sejalan dengan jajaran petinggi INEOS seperti Jason Wilcox dan Omar Berrada. Perbedaan pandangan ini terlihat jelas dalam penentuan prioritas pemain baru yang akan didatangkan pada musim panas.
Pihak manajemen klub sebenarnya lebih condong memilih Elliot Anderson dari Nottingham Forest sebagai buruan utama. Namun, Carrick secara pribadi justru lebih memprioritaskan gelandang andalan Newcastle United, Sandro Tonali.
Langkah United mengejar Anderson dipastikan kandas karena sang pemain dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Manchester City. Situasi bergeser rumit lantaran target idaman Carrick juga menghadapi jalan buntu yang tidak kalah berat.
Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengungkapkan bahwa mahalnya mahar menjadi alasan utama manajemen United berpikir dua kali. Manajemen Setan Merah merasa nilai yang dipatok untuk gelandang asal Italia tersebut berada di luar jangkauan logis.
“Manchester United telah berada dalam misi beberapa hari terakhir di Italia untuk mendiskusikan beberapa topik,” ujar Fabrizio Romano melalui saluran YouTube miliknya.
“Sebagai contoh, pemain yang sangat mereka apresiasi adalah Sandro Tonali dan agennya berbasis di Italia. Tonali jelas bermain di Newcastle,” lanjut Romano menjelaskan situasi perburuan tersebut.
“Manchester United percaya Tonali saat ini sangat mahal, jadi saat ini harga tetap menjadi masalah,” kata jurnalis asal Italia itu menambahkan.
Baca Juga: Harry Maguire Dicoret dari Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 Meski Bawa MU ke Liga Champions
“Tetapi apresiasi dari Man Utd untuk Tonali sangat jelas,” tutur Romano menegaskan ketertarikan klub.
Kabar sebelumnya menyebutkan kubu Old Trafford sempat percaya diri bisa menebus Tonali dari Newcastle dengan paket tawaran sebesar 100 juta euro. Akan tetapi, pihak The Magpies dilaporkan enggan melepas sang pemain jika tawarannya kurang dari 115 juta euro.
Tingginya permintaan gaji dari agen Tonali kian memicu keraguan internal apakah investasi masif ini akan sebanding dengan performanya. Di tengah ketidakpastian tersebut, pergerakan transfer United untuk memboyong Ederson dari Atalanta justru menunjukkan progres yang sangat positif.
Setan Merah dilaporkan telah memulai negosiasi tahap akhir dengan klub kontestan kompetisi tertinggi Italia tersebut. United melayangkan proposal verbal senilai 45 juta euro yang langsung menyentuh batas bawah dari valuasi sang pemain.
Gelandang berpaspor Brasil itu kabarnya sangat mendambakan kesempatan untuk segera mengenakan seragam kebesaran Setan Merah. Ederson bahkan sudah memberikan prioritas penuh bagi raksasa Inggris itu dibandingkan tawaran dari klub peminat lainnya.
Sektor gelandang menjadi fokus pembenahan paling krusial bagi Manchester United di bawah kepemimpinan permanen Michael Carrick. Kegagalan bersaing dengan Manchester City dalam perebutan Elliot Anderson memaksa manajemen beralih sepenuhnya pada opsi yang diajukan Carrick.
Sandro Tonali yang bersinar bersama Newcastle menjadi pilihan utama pelatih, namun banderol selangit memicu perdebatan di internal INEOS. Kehadiran Ederson dengan harga setengah lebih murah kini menjadi solusi paling realistis demi menjaga stabilitas keuangan klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Terpincang-pincang Lawan Maroko, Kylian Mbappe Akui Cedera Engkel
-
Kylian Mbappe Peringatkan Prancis Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Jalan Masih Panjang
-
Kylian Mbappe Geser Lionel Messii dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier