Suara.com - Selama beberapa musim terakhir, muncul sederet pelatih asal Portugal yang meramaikan dunia sepakbola Eropa. Bukan sekadar pelatih biasa, namun juru taktik top.
Pelatih-pelatih asal Portugal ini tak hanya sukses di dalam negeri, tetapi mereka juga berhasil meraih kejayaan di luar.
Dari sederet nama yang ada, Jose Mourinho bisa dibilang sebagai salah satu pelatih asal Portugal yang paling sukses di Eropa.
The Special One sukses mengantarkan sejumlah klub papan atas meraih kejayaan, baik itu di liga-liga top Eropa, kompetisi piala, hingga Liga Champions.
Selain Jose Mourinho, ada beberapa nama pelatih yang mulai naik daun. Mereka mulai mencuri perhatian publik karena kiprahnya yang mentereng.
Berikut suara.com menyajikan lima klub kenamaan Eropa yang kini menggunakan jasa pelatih asal Portugal:
Bruno Lage (Wolves / Liga Inggris)
Gelar juara yang diraih Bruno Lage bersama Benfica saat menjuarai Liga Primer Portugal edisi 2018/2019 menandai kiprah pelatih 45 tahun ini di kancah Eropa.
Selain gelar juara itu, dia juga sukses mengantarkan Benfica meraih Piala Super Eropa pada tahun yang sama.
Gelar individu pun juga sukses diborong oleh Bruno, antara lain Pelatih Terbaik Liga Portugal 2018/2019 dan pelatih laki-laki terbaik tahun 2019 oleh Federasi Sepakbola Portugal.
Pada Juni 2021, Bruno Lage ditunjuk sebagai pengganti kompatriotnya, Nuno Espirito Santo, yang didepak oleh Wolverhampton Wanderers.
Nuno Espírito Santo (Tottenham Hotspur / Liga Inggris)
Sosok paling berjasa yang mengantarkan Wolverhampton Wanderers promosi ke kasta tertinggi Liga Inggris ialah Nuno Espirito Santo.
Pelatih asal Portugal ini berhasil membawa anak asuhnya meraih gelar juara EFL Championship pada 2017/2018.
Keberhasilan itu membuat Wolves berhasil mengamankan satu tiket untuk tampil di Liga Primer Inggris musim 2018/2019.
Namun, kiprahnya bersama Wolves harus berakhir pada 21 Mei 2021. Kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama.
Tak lama setelah itu, Tottenham Hotspur mengumumkan Nuno Espirito Santo sebagai pelatih baru pada 30 Juni 2021.
Pedro Martins (Olympiacos / Liga Yunani)
Pelatih asal Portugal lainnya yang kini juga meniti karier di kompetisi papan atas Eropa ialah Pedro Martins.
Mantan pemain timnas Portugal ini tercatat sebagai manajer klub raksasa asal Yunani, yakni Olympiacos.
Masa kerjanya bersama Olympiacos telah dimulai sejak 9 April 2018. Saat itu, dia ditunjuk usai pelatih sebelumnya, Oscar Garcia, dipecat.
Pada musim keduanya, Pedro sukses membawa anak asuhnya meraih gelar Liga Super Yunani yang ke-45, yaitu pada musim 2019/2020.
Setelah keberhasilan itu, kontraknya diperpanjang oleh pihak klub hingga tahun 2022. Pada musim ketiganya, gelar Liga Super Yunani kembali dipersembahkan Pedro.
Selain itu, dia juga sukses meraih Piala Yunani 2019/2020, dan nyaris meraih gelar serupa pada 2020/2021. Namun, pada edisi yang disebut terakhir, Olympiacos harus puas meraih runner-up.
Sergio Conceicao (Porto / Liga Portugal)
Porto kembali menjadi klub yang disegani sejak kursi kepelatihannya diambil alih oleh Sergio Conceicao pada 2017.
Saat pertama kali mengasuh Porto, Sergio langsung memberikan dampak yang cukup instan dan signifikan. Sebab, musim pertamanya diwarnai dengan gelar juara Liga Portugal.
Sampai saat ini, Sergio telah menyumbangkan dua gelar Liga Portugal, dua trofi Super Cup Portugal, dan satu trofi Piala Liga.
Selama menakhodai Porto, pencapaian terbaik yang pernah diraih Sergio ialah melaju hingga fase perempat final Liga Champions 2020/2021.
Jose Mourinho (AS Roma / Liga Italia)
Jose Mourinho menjadi salah satu pelatih asal Portugal yang berada di deretan papan atas kompetisi Eropa selama dua dekade terakhir.
Salah satu kiprah yang melambungkan namanya saat itu ialah membawa Porto meraih gelar Liga Champions pada musim 2003.
Semenjak saat itu, Mourinho langsung memikat banyak klub-klub besar di Eropa. Sejumlah kompetisi papan atas di Benua Biru pernah disinggahi sosok yang akrab dengan julukan The Special One tersebut.
Klub-klub tersebut yakni Inter Milan, Real Madrid, Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan terakhir adalah AS Roma.
[Muh Adif Setiawan]
Berita Terkait
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Jose Mourinho Sebatas Rumor, Newcastle United Tegaskan Posisi Eddie Howe Aman
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
Pernah Bersama di Wolves, Nuno Espirito Santo Tak Sabar Hadapi Raul Jimenez
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa