Suara.com - Hanis Saghara mengungkap kunci keberhasilan timnas Indonesia U-23 mengalahkan Tajikistan dalam pertandingan uji coba, Selasa (19/10/2021) malam WIB.
Dalam pertandingan di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan itu, timnas Indonesia U-23 sempat tertinggal lebih dulu sebelum melakoni comeback untuk menang 2-1.
Indonesia dikejutkan gol cepat Tajikistan pada menit kelima. Gawang Ernando Ari Sutaryadi dibobol oleh Mabatshoev Shervoni.
Skuad Garuda Muda akhirnya mampu membalikan keadaan setelah mencetak dua gol lewat Hanis Saghagara dan Amiruddin Bagus Kahfi.
"Alhamdulillah hari ini kami mampu meraih kemenangan pada laga uji coba dan dapat membantu tim dengan mencetak gol," kata Hanis Saghara dalam rilis PSSI.
Pemain asal klub Tira Persikabo ini menyebutkan saat tertinggal 0-1, ia dan teman-teman kerja keras demi asa meraih kemenangan.
Ia menyebut kebersamaan, komunikasi dan pantang menyerah menjadi kunci sukses kemenangan laga tersebut.
"Saat tertinggal kami makin termotivasi untuk membalas dan membalikkan keadaan. Pelatih Shin Tae-yong juga berpesan agar terus bermain dengan penuh semangat, kerja keras, kurangi kesalahan," jelasnya.
"Kami juga diminta jangan takut membuat kesalahan. Kekompakan semua pemain menjadi poin penting di laga ini," ia menambahkan.
Baca Juga: Puji Kemenangan Timnas U-23 atas Tajikistan, Ketum PSSI: Semoga Berlanjut Lawan Australia
Selanjutnya, Garuda Muda --julukan Timnas Indonesia U-23-- akan kembali melakoni laga uji coba melawan Nepal U-23 di Stadion Hisor, Jumat (22/10/2021). Beberapa hal harus diperbaiki demi raihan positif di laga tersebut.
"Masih banyak yang harus diperbaiki pada saya dan pemain-pemain lainnya. Apalagi kami terus beradaptasi dengan cuaca dingin Tajikistan dan lapangan sintetis," pungkas Saghara.
Uji coba ini sebagai persiapan menghadapi Australia pada babak Kualifikasi Piala Asia U-23 pada 27 dan 30 September mendatang.
Timnas Indonesia U-23 hanya tinggal menghadapi Australia menyusul mundurnya China dan Brunei Darussalam yang sebenarnya sama-sama berada di Grup G.
Berita Terkait
-
5 Pose Cantik Shella Bernadetha yang Berkirim Lope untuk Penyerang Timnas Bagus Kahfi
-
Timnas U-23 Masih Kurang Sana-sini Meski Sukses Tekuk Tajikistan
-
Kalahkan Tajikistan, Shin Tae-yong Nilai Bagus Kahfi Cs Masih Grogi
-
Ernando Ari dan Bagus Kahfi Sudah Tak Asing dengan Pelatih Timnas Australia U-23
-
Tampil Impresif, Gelandang Persis Solo Bantu Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Tajikistan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi