Suara.com - Newcastle United secara resmi memutus kontrak pelatih Steve Bruce melalui kesepakatan bersama, hanya 13 hari setelah klub Tyneside tersebut diakusisi konsorsium Dana Investasi Publik (PIF) asal Arab Saudi senilai 305 juta pounds (sekira Rp5,93 triliun).
Pelatih berusia 60 tahun itu sebelumnya melakoni pertandingan ke-1.000 sebagai seorang pelatih, yang berakhir dengan kekalahan 2-3 atas Tottenham Hotspur lanjutan Liga Inggris 2021/2022 akhir pekan lalu.
Bruce mulai melatih Newcastle sejak Juli 2019.
Laga lawan Spurs tersebut juga menjadi satu-satunya pertandingannya sebagai pelatih The Magpies --julukan Newcastle United-- di bawah pemilik baru.
Bruce mengakui bahwa kariernya di Newcastle mengalami "pasang surut", dan dia berharap pemilik baru bisa "membawa klub maju".
Asisten pelatih Graeme Jones akan mengambil alih posisi Bruce untuk sementara sebagai caretaker Newcastle United.
"Saya berterima kasih kepada semua orang yang memiliki hubungan dengan Newcastle United atas kesempatan untuk melatih klub sepakbola yang unik ini," kata Bruce seperti dilansir Sky Sports, Rabu (20/10/2021).
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim pelatih saya, para pemain dan staf pendukung, khususnya untuk semua kerja keras mereka," sambung juru taktik bertubuh gempal itu.
“Ada pasang surut, tetapi mereka telah memberikan segalanya bahkan di saat-saat sulit dan harus bangga dengan upaya mereka."
Baca Juga: Chelsea Disebut akan Menang Mudah, Reece James Akui Malmo Bukan Tim Kaleng-kaleng
"Ini adalah klub dengan dukungan luar biasa dan saya berharap pemilik baru dapat membawanya ke tempat yang kita semua inginkan. Saya berharap semua orang mendapatkan yang terbaik untuk sisa musim ini dan seterusnya."
Newcastle juga mengatakan rasa terima kasihnya atas kontribusi yang diberikan Steve Bruce dan berharap yang terbaik baginya untuk masa depan.
Bruce juga mengungkapkan bahwa Newcastle mungkin menjadi klub terakhirnya sebagai pelatih.
"Ini bukan hanya tentang saya; karier ini berdampak pada seluruh keluarga saya karena mereka semua adalah Geordie (warga Newcastle) dan saya tidak bisa mengabaikannya," ungkap Bruce.
"Mereka mengkhawatirkan saya, terutama istri saya Jan."
"Saya berusia 60 tahun dan saya tidak tahu apakah saya ingin membuatnya melewati ini lagi."
"Kami memiliki kehidupan yang baik. Jadi ya, ini mungkin klub terakhir saya sebagai pelatih - sampai saya mendapat panggilan telepon dari seorang petinggi klub di suatu tempat yang menanyakan apakah saya bisa membantu mereka. Jangan pernah mengatakan tidak pernah."
"Saya sangat bangga menjadi pelatih Newcastle United, bahkan di masa-masa sulit, saya bertekad untuk terus maju dan mempertahankan klub ini di Liga Inggris," tukas mantan kapten Manchester United itu.
Newcastle berikutnya di bawah pimpinan caretaker Graeme Jones akan bertamu ke markas Crystal Palace pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (23/10/2021) malam WIB.
Berita Terkait
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat
-
Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim
-
Yang Tersisa dari Gempa Venezuela, Kamar Mayat Penuh Hingga Ibu Masih Cari Jasad Anaknya
-
Jadi yang Terbanyak di Indonesia, Apa Kelemahan Zodiak Cancer? Ini Sisi yang Sering Disalahpahami
-
Purbaya Heran Penduduk RI 5 Kali Lebih Banyak, Tapi Penjualan Mobil Kalah dari Malaysia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Nike Terbaik untuk Daily Run, Nyaman dan Empuk
-
IPK Tinggi Bukan Jaminan: Mengapa Anak Pintar Sering Tertinggal dari yang Biasa Saja?
-
Harta Kekayaan Raja Juli Antoni, Menhut yang Terseret Kasus Gratifikasi Bupati Kuansing
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
Mulai Turun di Sebagian Wilayah, Ini Doa saat Musim Hujan