Suara.com - Manchester United kerap melakukan pembelian aneh baik itu pemain yang tak dikenal maupun alat pembayaran yang digunakan. Salah satunya adalah Hugh McLenahan yang dibeli menggunakan sekulkas es krim.
Dalam perjalanannya sebagai sebuah klub, Man United terbilang aktif di bursa transfer pemain dengan mendatangkan berbagai pesepak bola ternama.
Terkadang pemain yang didatangkan mampu berkontribusi, terkadang pula ada yang gagal dan namanya menghilang bak ditelan bumi.
Selain deretan pemain yang didatangkan, Man United juga punya banyak kisah menarik dalam urusan membeli pemain. Kali ini soal alat transaksi yang dipakai untuk membeli pemain.
Dalam sejarahnya, Manchester United pernah mendatangkan pemain bernama Hugh McLenahan dari klub Stockport County dengan sekulkas es krim.
Hal tersebut terjadi pada tahun 1928. Saat itu, Man United tertarik akan permainan Hugh McLenahan yang baru berusia 18 tahun.
Louis Rocca selaku asisten pelatih Man United dan juga pengusaha es krim, menjadi dalang dari transer unik ini. Ia memberikan sekulkas es krim kepada Stockport County untuk memboyog Hugh McLenahan.
Saat itu, Stockport County menolak karena tengah terlilit krisis keuangan. Namun, entah bagaimana Louis Rocca mampu meyakinkan klub tersebut dan menerima sekulkas es krim sebagai alat pembayaran Hugh McLenahan.
Alhasil, Stockport County pun menerima pembayaran tersebut dan mencoba keluar dari krisis keuangan dengan menjual es krim.
Baca Juga: Piala Liga Inggris: Hajar Preston, Liverpool Mulus ke Perempat Final
Tak disangka transfer nyentrik ini memberi tuah ke Manchester United. Pasalnya, Hugh McLenahan mampu berkontribusi dengan tampil sebanyak 116 pertandingan bagi Setan Merah.
Kisah Transfer Aneh Man United Lainnya
Selain kisah transfer Hugh McLenahan, Man United juga punya sederet kisah transfer aneh lainnya yang terkadang tak dimasuk akal.
Salah satunya adalah kisah Tommy Taylor di tahun 1953. Ia datang ke Man United dengan nilai transfer yang disepakati yakni 30 ribu poundsterling.
Sir Matt Busby, pelatih Man United kala itu, tak mau membebani Tommy Taylor dengan mahar mahal mengingat usianya yang masih muda.
Untuk mengakalinya, Sir Matt Busby pun mengatur pembayaran yakni dengan memberikan Barnsley uang tunai sebesar 29.999 poundsterling.
Berita Terkait
-
Buntut Kekalahan Telak Lawan Liverpool, Marcus Rashford Minta Maaf di Twitter
-
Masih Membekas Dibantai Liverpool di Old Trafford, Marcus Rashford: Saya Malu
-
Bursa Transfer Paruh Musim BRI Liga 1 Baru Dibuka Desember
-
Singkirkan Preston North End, Jurgen Klopp Akui Liverpool Tak Main Bagus
-
Man City Tersingkir dari Piala Liga Inggris, Guardiola: Tahun Depan Kami akan Kembali
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Antonio Rudiger Nikmati Duel Lawan Erling Haaland
-
Riccardo Calafiori Tak Sabar Menantikan Akhir Musim yang Manis
-
Timnas Indonesia Jadi yang Pertama! Ini 3 Negara ASEAN yang Lolos ke Piala Asia 2027
-
Cinta Manchester City ke Ousmane Dembele Bertepuk Sebelah Tangan
-
Thom Haye Bangga Maarten Paes Gabung Ajax, Ingatkan Tekanan Besar Menanti
-
Gagal Antar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Kini Punya Jalur ke Piala Dunia 2026 Via Negara Lain
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Manchester City vs Real Madrid: Misi Mustahil Pasukan Pep Guardiola di Etihad
-
Bulgaria Pincang ke Indonesia: Kapten Tim dan Mesin Gol Klub Papan Atas Absen di FIFA Series 2026