Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo mengatakan anak asuhnya telah menunjukkan karakter dan memainkan laga yang bagus ketika mengalahkan Burnley di babak 16 besar Piala Liga Inggris, Kamis (28/10/2021) dini hari WIB.
"Kami menunjukkan karakter dan memainkan permainan yang bagus," kata Nuno seusai laga, seperti dikutip dari situs resmi klub, Kamis.
Nuno menjelaskan Tottenham sudah berkerja keras dan bermain secara terorganisir serta memainkan sepak bola yang bagus pada laga ini. Di babak pertama, ia menilai mereka bisa melakukan hal yang lebih baik lagi.
Pada babak kedua, Nuno menilai anak asuhnya mempunyai peluang yang jelas untuk mencetak gol lebih banyak lagi, namun ia menilai anak asuhnya tetap melakukannya dengan baik.
"Kami bekerja keras, kami terorganisir dan memainkan sepak bola yang bagus. Di babak pertama, kami bisa mengakhirinya dengan baik, dan kami memiliki peluang yang jelas di babak kedua untuk membuat skor yang berbeda, tapi selamat untuk pemain karena mereka melakukannya dengan baik," ungkap Nuno.
Manajer asal Portugal itu menilai Tottenham mempunyai banyak peluang dan situasi di mana timnya bisa menyelesaikan laga tersebut dengan lebih baik.
Meskipun begitu, Nuno menilai ini adalah pertandingan yang sangat bagus, melawan tim kuat seperti Burnley, dan anak asuhnya menjalankan tugas mereka dengan baik.
"Kami memiliki banyak peluang, banyak situasi di mana kami bisa melakukannya dengan lebih baik, tapi ini adalah pertandingan yang sangat bagus, tim yang kuat untuk dihadapi, Burnley, sebuah tim yang bagus, dan anak-anak melakukannya dengan baik," terang Nuno.
Tottenham Hotspur melaju ke babak 8 besar Piala Liga Inggris usai mengalahkan Burnley dengan skor 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Lucas Moura pada menit 68.
Baca Juga: Singkirkan Preston North End, Jurgen Klopp Akui Liverpool Tak Main Bagus
Selanjutnya, Tottenham akan bergabung dengan Chelsea, Arsenal, Sunderland, Brentford, West Ham, Leicester City dan Liverpool di babak 8 besar Piala Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Maaf Tottenham, Liverpool Batal Lepas Andy Robertson
-
Punya Sejarah di Indonesia, Pemain Brasil Ini Resmi Direkrut Tottenham Hotspur
-
Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund: Laga Penentu Tiket 16 Besar
-
Batal Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Heitinga Disebut Terima Kontrak Aneh di Tottenham
-
Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih, Tottenham atau Liverpool yang Dipilih?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia