Suara.com - Legenda Liverpool, John Barnes memperingatkan mantan timnya untuk tidak buru-buru memperpanjang kontrak sang megabintang, Mohamed Salah. Meski mengakui kalau Salah merupakan salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, Barnes menyebut Liverpool harus hati-hati perihal kontrak baru penyerang sayap asal Mesir tersebut.
Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017 silam, performa Salah terus menanjak bersama Liverpool terus menanjak setiap musimnya.
Termasuk di kampanye 2021/2022 ini, di mana pemain berusia 29 tahun itu benar-benar sedang on fire. Bahkan, banyak yang meyakini jika Salah adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.
Teranyar, Salah mengemas hat-trick saat Liverpool menghabisi Manchester United lima gol tanpa balas di Old Trafford akhir pekan lalu.
Meski masih terikat kontrak sampai 2023 di Liverpool, Salah sendiri belakangan cukup sering dikaitkan dengan pintu keluar Anfield.
Maklum saja, klub-klub top Eropa macam Real Madrid, Paris Saint-Germain dan Barcelona konon sangat ngebet untuk meminang sang winger.
Pihak Liverpool dikabarkan telah menyodorkan tawaran kontrak baru untuk Salah, namun sampai detik ini memang belum ada tanda-tanda mantan pemain Chelsea dan Fiorentina itu akan mengekstensi masa kerjanya di Merseyside.
Terkait hal ini, Barnes menyarankan Liverpool untuk santai saja alias tak usah panik dan terburu-buru menyodorkan kontrak baru dengan nilai gila-gilaan untuk Salah.
Barnes sendiri membandingkan situasi Salah ini dengan Georginio Wijnaldum, gelandang yang cabut dari Livepool ke Paris Saint-Germain pada musim panas kemarin dengan status free transfer, lantaran gagal menemui kata sepakat soal kontrak barunya di Anfield.
Baca Juga: Prediksi Napoli vs Bologna: Ambisi Partenopei Kembali ke Trek Kemenangan
"Soal Mo (Salah), Liverpool telah mendapatkannya untuk dua tahun ke depan. Masih ada dua tahun lagi, jadi situasnya cukup aman," ucap Barnes seperti dimuat Metro, Kamis (28/10/2021).
"Situasinya mirip dengan Gini (Wijnaldum), tapi memang agak berbeda karena untuk kasus Gini, waktunya sudah terlalu mepet. Untuk Mo, Liverpool bisa sedikit lebih santai. Saya kira mereka tak usah terburu-buru dan panik soal kontrak baru Salah ini," sambung winger andalan Liverpool di awal era 90-an itu.
Menurut Barnes, memberi kontrak baru pada Salah dengan durasi hingga lima tahun, seperti yang sebelumnya diminta Wijnaldum (30), memang cukup berisiko.
Ya, meskipun Salah sedang dalam performa puncaknya saat ini dan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.
"Mo punya dua tahun tersisa di kontraknya sekarang, dan jika dia menginginkan kontrak baru berdurasi lima tahun, itu akan membawanya ke usia 34 tahun di Liverpool. Pada usia 34, dia mungkin tidak akan sebanding dengan dirinya sekarang, sementara Liverpool pastinya akan terus memberikan bayaran yang mahal untuk dia," celoteh Barnes.
"Inilah situasinya. Karena itu, saya bilang Liverpool harus berhati-hati dan tak usah terburu-buru. Mereka masih bisa menegosiasikannya. Tapi, satu yang pasti bahwa Salah adalah pemain terbaik di dunia saat ini. Anda boleh bilang begitu, mungkin salah satu yang terbaik di dunia saat ini. Dia luar biasa, sangat fantastis."
"Namun, sangat penting bahwa dia tetap fokus saat dia bermain untuk Liverpool, yang akan berlangsung setidaknya di tahun ini dan tahun depan."
"Kontrak baru tidaklah penting, yang penting adalah Liverpool telah mendapatkannya untuk dua tahun ke depan. Dia ada di sini, dia sangat menikmati permainannya, rekan-rekan setimnya. Dia berkomitmen dan klub juga mencintainya," tukas Barnes.
[Aulia Ivanka Rahmana / Rully Fauzi]
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Alasan Persib Ngotot Rebut Mariano Peralta dari Persija
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
5 Serum Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah, Bye Noda Gelap!
-
Lebak Resmi Siaga Darurat Kekeringan! BPBD Pasok Air Bersih Setiap Hari ke Desa Pelosok
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Lampaui Target, Menag Klaim Indeks Kerukunan Beragama RI Capai Level Tertinggi