Suara.com - Nakhoda baru Semen Padang Football Club (SPFC) Hendri Susilo mengaku belum menyentuh soal teknis menjelang pertandingan melawan PSPS Riau dalam putaran kedua Grup A Liga 2 2021 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Rabu (3/11/2021).
"Saya tidak bisa berbuat banyak karena baru datang dan langsung menghadapi PSPS Riau. Saya tidak masuk ke masalah teknis permainan namun fokus membangkitkan mental pemain agar dapat percaya diri menghadapi sisa laga nanti," kata dia dalam jumpa pers daring di Padang, Selasa (2/11/2021).
Dia mengaku baru tadi malam memimpin latihan Semen Padang FC sehingga belum bisa berbuat banyak.
Pada putaran pertama Semen Padang kerap kebobolan darii bola mati, selain memiliki penyelesaian akhir yang kurang bagus. Hendri berupaya melakukan perbaikan dalam latihan agar bisa menutup kekurangan tersebut.
"Kita belum bisa jauh ke dalam persoalan teknis, yang terpenting saat ini anak-anak bersatu dan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka di laga nanti," kata dia.
Menurut dia, apabila memaksakan pakem bermain kepada tim pemain-pemainnya akan kesulitan beradaptasi. Untuk itu dia akan melakukan perubahan sedikit demi sedikit.
"Kita sepakat seluruh laga adalah final dan harus maksimal memberikan yang terbaik," kata dia.
Kapten Semen Padang FC Dedi Gusmawan mengatakan seluruh pemain siap mengeluarkan kemampuan terbaik agar meraih hasil maksimal sesuai diinginkan semua orang,
"Kita lupakan putaran pertama dan fokus menghadapi sisa putaran kedua. Kita sudah komunikasi dari hati ke hati dengan pemain agar meraih kemenangan di seluruh sisa pertandingan," ujarnya.
Baca Juga: Uji Coba Penonton BRI Liga 1, 5 Ribu Orang Boleh Penuhi Stadion
Pelatih PSPS Riau Jafri Sastra sendiri mewaspadai Semen Padang FC karena dia tidak mengetahui pasti kekuatan lawannya itu.
"Kalau Weliansyah itu teman dekat saya dan saya paham bagaimana filosofi permainan. Hendri Susilo kita pelajari dulu dan lakukan analisa terhadap permainannya, beda pelatih tentu beda permainan timnya," kata Jafri seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC