Suara.com - Pasca diakuisisi konsorsium Arab Saudi, Newcastle United dihujani kritik khususnya perihal catatan Hak Asasi Manusia (HAM) sang pemilik, pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Teranyar, sponsor Newcastle telah mendapat kritik keras karena mengabaikan fakta bahwa Dana Investasi Publik (PIF) yang telah membeli klub memiliki rekam jejak yang buruk dalam masalah LGBTQ.
Bev Jackson, salah satu pendiri LGB Alliance, yang bekerja sama dengan Newcastle telah mengatakan pendapatnya tentang akuisisi klub baru-baru ini.
"Hampir semua perusahaan saat ini berhati-hati untuk memoles kredensial lingkungan, sosial, dan tata kelola mereka," kata Jackson seperti dilansir Marca, Kamis (4/11/2021).
"Ketika mereka menutup mata terhadap homofobia, mereka sedang berpura-pura menjadi warga korporat yang baik,” tambah Jackson.
Jika sebuah klub dimiliki oleh seorang rasis yang blak-blakan, kata Jacksen, sponsor akan berbondong-bondong pergi.
"Tampaknya perusahaan yang mensponsori klub dengan investor homofobia percaya bahwa mereka dapat hidup dengan homofobia." kata Jackson.
LGB Alliance telah mencap sponsor seperti Carling dan Pulman Volkswagen sebagai orang-orang munafik karena mengatakan bahwa mereka mendukung keragaman, hanya untuk bekerjasama dengan sebuah klub yang memiliki “blood-spattered cash influx".
Mereka juga menyoroti fakta bahwa Mohamed bin Salman, ketua PIF, juga pemimpin negara yang telah mengkriminalisasi komunitas LBGTQ.
Baca Juga: Enam Alasan Mengapa Pembelian Newcastle oleh Konsorsium Arab Kontroversial
Dalam beberapa hari terakhir, Newcastle telah keluar untuk mendukung pesepakbola profesional Josh Cavallo, yang baru-baru ini keluar sebagai gay.
Penulis: Aulia Ivanka Rahmana
Berita Terkait
-
Unai Emery Akui Dilirik Newcastle United, Tapi...
-
Kesampingkan Rumor Newcastle, Unai Emery Tegaskan Komitmen Bersama Villarreal
-
Dikaitkan dengan Newcastle United, Unai Emery Bersedia Tinggalkan Villarreal?
-
Unai Emery Buka Suara Soal Ketertarikan Newcastle United
-
Melempem Bersama Madrid, Eden Hazard Diincar Newcastle United
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara