Suara.com - Dalam permainan sepak bola, kartu kuning atau kartu merah menjadi konsekuensi yang harus didapatkan seorang pemain saat melakukan sebuah pelanggaran.
Keputusan memberikan kartu merah atau kuning biasanya diambil wasit dengan pertimbangan tingkat keseriusan atau seberapa berbahaya pelanggaran yang dilakukan oleh pemain.
Semakin tinggi intensitas suatu pertandingan biasanya bakal memperbesar seorang pemain mendapatkan kartu merah.
Meski begitu, ada beberapa pemain yang semasa aktif bermain tidak pernah mendapatkan kartu merah. Siapa saja mereka? Berikut ulasan ringkasnya.
Salah satu legenda hidup sepak bola Prancis ini menjadi sosok yang tidak pernah mendapatkan kartu merah selama masih aktif berkarier sebagai pemain dari 1972 hingga pensiun pada 1987.
Selain menjadi penyerang yang disegani, Platini juga merupakan pemain yang bisa menjadi pemimpin tim. Tercatat dia memainkan 432 laga selama berkarier dengan mencetak 224 gol.
Masih pemain yang beroperasi di lini depan, pemain yang tak pernah mendapatkan kartu merah selanjutnya adalah legenda Argentina, Hernan Crespo.
Baca Juga: Dukung Xavi Hernandez, Iniesta: Dia Siap Latih Barcelona
Mantan pemain AC Milan, Inter Milan, dan Parma ini tercatat memainkan 610 pertandingan dengan mendapatkan 23 kartu kuning dan tak pernah diganjar kartu merah oleh wasit.
3. Philipp Lahm
Meski berposisi sebagai bek dan bertugas menjegal serangan lawan, Philipp Lahm justru menunjukkan kemampuan bertahan ciamik dan ketenangan yang luar biasa.
Selama menjalani 765 laga di semua kompetisi yang banyaknya dilewati bersama Bayern Munich dan Timnas Jerman itu, Lahm menerima 60 kartu kuning tanpa satupun kartu merah.
Bukan hanya kemampuan mencetak golnya yang diakui, kepemimpinan Raul Gonzalez di atas lapangan pun patut diacungi jempol.
Tag
Berita Terkait
-
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim