Suara.com - Sejak Xavi Hernandez ditunjuk secara resmi sebagai pelatih baru, Barcelona mengalami perubahan yang sangat drastis, terutama di aspek aturan.
Yang teranyar, Xavi Hernandez telah menetapkan 10 aturan ketat untuk seluruh awak tim Barcelona, baik itu pemain, pelatih, maupun ofisial.
Dikutip dari Mirror, aturan yang super ketat ini diterapkan Xavi Hernandez agar Barcelona mampu kembali bangkit di musim ini.
Sebab, pelatih yang sebelumnya mengasuh Al Sadd itu ingin memperbaiki aspek internal Blaugrana terlebih dahulu.
“Kita harus mulai dengan aturan baru yang ketat. Ini bukan masalah keras, ini tentang norma,” kata Xavi.
Xavi menjelaskan, profesionalisme pemain tak hanya diterapkan ketika berada di atas lapangan. Sebab, saat sudah berada di luar lapangan, mereka juga harus memiliki sikap serupa.
Bagi Xavi, norma menjadi salah satu patokan utama yang memperlihatkan citra seorang pesepak bola profesional.
“Ini adalah proyek jangka menengah hingga panjang. Namun, kami harus bekerja sangat keras untuk mendapatkan hasilnya,” katanya.
“Harapan dan permintaan akan menjadi tinggi. Tidak ada alasan yang dibuat atau diterima,” ia melanjutkan.
Baca Juga: Momen Perpisahan Xavi Hernandez dengan Pemain Al Sadd, Bikin Haru
Xavi berharap, aturan ini bisa membuat Barcelona memiliki situasi ruang ganti yang kondusif karena semua pihak menerapkan kedisiplinan dan profesionalisme.
“Ketika kami memiliki norma di ruang ganti, semuanya baik-baik saja. Ketika tidak, itu menjadi buruk. Hadi, kami perlu memiliki ketertiban. Menjadi profesional,” ujarnya.
Saat ini, pelatih berusia 41 tahun tersebut memiliki tugas berat untuk mengembalikan posisi Barcelona yang saat ini tengah jeblok.
Sebab, Blaugrana terperosok di peringkat kesembilan klasemen sementara La Liga 2021/2022. Dari 13 laga, mereka hanya mampu meraup 17 poin.
Barcelona saat berada di bawah asuhan Ronald Koeman hanya mampu meraih empat kemenangan dan lima hasil imbang. Sementara tiga laga sisanya berakhir dengan kekalahan.
Berikut 10 aturan terbaru yang diterapkan oleh Xavi Hernandez semenjak menduduki jabatan sebagai pelatih baru Barcelona.
Berita Terkait
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong