Suara.com - Aksi tak biasa pernah dilakukan Diego Costa saat masih membela Chelsea, fisioterapis The Blues diajak duel tinju di ruang makan sampai muncul tragedi konyol yang bikin ngakak.
Sepanjang membela Chelsea, Diego Costa berkontribusi atas pencapaian gelar Liga Inggris (2015 dan 2017) serta Piala Liga Inggris (2015).
Selain tampil garang di atas lapangan, tingkah Diego Costa saat masih membela Chelsea juga mengundang gelak tawa yang melihatnya.
Termasuk juga para pemain Chelsea lainnya, mantan penyerang timnas Spanyol itu pernah mengajak duel tinju fisioterapis The Blues.
Momen ini terungkap setelah eks kapten tim, John Terry lewat sebuah video yang diunggah pada akun Twitter pribadi.
Dalam video yang beredar, terlihat para pemain Chelsea tengah berkumpul di ruang makan tim dan menikmati hidangan yang disajikan.
Namun disela-sela momen itu muncul fisioterapis Chelsea, Billy McCulloch, mengenakan pakaian ala petinju lengkap dengan jubah dan sarung tinju.
Pun demikian dengan Costa yang juga mengenakan sarung tinju, keduanya pun berduel layaknya petinju profesional di atas ring.
Terry dan pemain yang tak kuasa melihat aksi konyol Costa, tak mampu menahan tawa dan memberi teriakan dukungan kepada keduanya.
Baca Juga: Aston Villa Cuma Jadi Lompatan Karier buat Steven Gerrard, Endingnya Latih Liverpool
Apes bagi fisioterapis Chelsea, usai sempat memojokkan Costa ia justru harus menerima bogem mentah yang membuatnya jatuh tersungkur ke lantai.
Di akhir aksi mereka yang sukses menghibur para pemain lain dan jadi tontonan karyawan hotel tempat menginap Chelsea, keduanya sempat berpelukan.
"Diego Costa vs Billy (alias) Rocky. Pra musim 2014/15. Setelah ini saya tahu kami akan menjadi juara liga," tulis Terry.
"Sungguh legenda, saya menangis menonton ini," imbuhnya dengan menyertakan beberapa emotikon tertawa.
Costa bisa jadi salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Chelsea, meskipun kariernya bersama The Blues terbilang singkat.
Sebanyak 120 penampilan di semua kompetisi dilalui Costa dengan menorehkan 58 gol dan 24 assist sebelum akhirnya ia kembali ke klub lamanya, Atletico Madrid.
Kontributor: Eko Isdiyanto.
Berita Terkait
-
Man United dan Man City Sempat Akan Merger, Gagal Karena Alasan Ini
-
Urutan Kiper dengan Penyelamatan Terbanyak di Liga Inggris, De Gea Nomor 5
-
Chelsea Ada di Posisi Terdepan untuk Dapatkan Adrien Rabiot
-
Bak Petinju Profesional, Ini Video Diego Costa saat Adu Pukul vs Staf Chelsea
-
Gagal Pindah ke Chelsea, Jules Kounde Akui Sempat Kena Mental
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian