Suara.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-18 Shin Tae-yong yakin performa skuadnya masih bisa lebih baik setelah menundukkan tim U-18 Antalyaspor dengan skor 3-1 di Turki, Minggu (21/11/2021).
"Jika memperbaiki kekurangan, penampilan anak-anak pasti lebih baik," ujar Shin dikutip Antara dari keterangan PSSI di Jakarta, Senin (22/11/2021).
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, setidak-tidaknya ada dua aspek yang perlu ditingkatkan dari skuadnya, yaitu operan (passing) dan kepercayaan diri.
Hal tersebut akan terus dilatih selama pemusatan latihan di Turki yang berakhir 1 Desember 2021.
"Kami harus mengevaluasinya satu demi satu. Saat ini pemain menjalani tiga sesi latihan dan mereka sangat bekerja keras di sana, termasuk pertandingan," kata Shin.
Secara umum, juru taktik berusia 52 tahun tersebut mengapresiasi kemenangan Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan.
Dia menilai semua pemainnya sudah menunjukkan kemampuan terbaik, dan beberapa di antaranya bahkan tampil menonjol.
"Ada beberapa pemain yang sangat penting di tim ini. Namun saya tidak bisa menyebut nama mereka agar motivasi yang lain tetap terjaga," tutur Shin.
Dua gol dari pemain sayap Ronaldo Joybera Kwateh membawa tim nasional U-18 menaklukkan tim U-18 Antalyaspor dengan skor 3-1 dalam laga persahabatan di Limak Football Complex, Antalya, Turki, Minggu (21/11/2021).
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia U-18 Dipukul Saat Tanding, Shin Tae-yong Tidak Masalah
Selain Ronaldo, Alfriyanto Nico juga melesakkan gol via titik putih. Sementara lawan membalas melalui gol Denit, yang juga melalui penalti.
Timnas Indonesia U-18, yang diperkuat 36 pemain, berada di Turki untuk melakoni persiapan menuju Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Di Turki, mereka menjalani pemusatan latihan dan tiga pertandingan uji coba, yaitu menghadapi tim U-18 Antalyaspor pada 21 November 2021, lalu melawan tim U-18 Alayanspor tiga hari kemudian dan pada 27 November menjajal kekuatan salah satu skuad yang kemungkinan adalah timnas muda salah satu negara.
Piala Dunia U-20 akan digelar di Indonesia pada tahun 2023. Seharusnya turnamen yang diikuti 24 negara tersebut dilaksanakan pada tahun 2021, tetapi ditunda lantaran pandemi COVID-19.
Berita Terkait
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sumpah Serapah dan Ancaman Pembunuhan Justin Hubner Menggila, Pelaku Ternyata Sosok Ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Digadang-gadang Jadi Surga Dunia, Forest City Malaysia Kini Kota Hantu Markas Para Penipu