- Bek Timnas Indonesia Justin Hubner dan keluarganya menerima ancaman pembunuhan dari netizen Vietnam di media sosial.
- Sekjen PSSI Yunus Nusi mengecam keras tindakan serangan personal dan ancaman serius terhadap keluarga sang pemain.
- Justin Hubner menanggapi ancaman tersebut dengan santai sementara PSSI meminta publik tidak menyerang ranah pribadi pemain.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, kembali menjadi sasaran ancaman dari orang tak dikenal di media sosial, pelaku pengancaman diduga ialah netizen asal Vietnam.
Beberapa hari sebelumnya, keluarganya juga disebut menerima ancaman bernada kekerasan seksual dari akun yang diduga berasal dari Vietnam.
Terbaru, bek Fortuna Sittard itu membagikan ancaman yang ia terima dari netizen Vietnam.
Netizen Vietnam itu menuliskan nyawa keluarga Justin Hubner tidak akan terselamatkan.
Pelaku pengancaman juga menyebut bahwa bek Timnas Indonesia itu bakal tewas dalam kecelakaan kontainer.
Meski mendapat ancaman dan sumpah serapah dari netizen, Justin Hubner merespon hal itu dengan santai.
“Terlalu banyak pahlawan media sosial zaman sekarang,” ungkap Justin Hubner.
Sebelumnya, PSSI menyatakan keprihatinan mendalam atas gelombang kritik dan serangan di media sosial yang ditujukan kepada pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner.
Serangan tersebut bahkan menyasar keluarga sang pemain, termasuk istri, Jennifer Coppen dan anaknya.
Baca Juga: Baru Tugas Negara Bela Timnas Indonesia, Shayne Pattynama Langsung Digeber STY
Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa tindakan tersebut sudah melewati batas.
“Ya, jelas itu juga yang sangat memprihatinkan. Kita tahu juga Justin ini, Indonesia banget gitu bagi saya,” ujarnya.
Justin Hubner diketahui menerima ujaran kebencian hingga ancaman serius melalui pesan di Instagram pada Minggu (9/8).
Yunus menilai Hubner sebagai sosok pemain dengan semangat juang tinggi saat membela Timnas Indonesia.
Ia menyoroti dedikasi Hubner di lapangan yang selalu tampil total demi Merah Putih.
“Coba lihat kalau main, dia hajar sana hajar sini dengan kemampuan dia. Tetapi sangat kita sayangkan masih ada masyarakat kita yang mencela sampai anak istrinya juga di-bully seperti itu,” tegas Yunus.
PSSI membuka ruang kritik dari masyarakat, namun meminta agar hal itu tidak diarahkan kepada pemain secara personal, apalagi hingga menyerang keluarga.
Berita Terkait
-
Baru Tugas Negara Bela Timnas Indonesia, Shayne Pattynama Langsung Digeber STY
-
Dari Yogyakarta, Solo hingga Thailand Nova Arianto Buru Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-20
-
Drama Mees Hilgers Belum Usai, Balik ke FC Twente Malah Latihan di Tim B
-
Ngebet Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Mau Jadikan Timnas Indonesia Target Pemanasan
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Bintang Heroes Hayden Panettiere Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Bikin Elus Dada! Upah Kupas Bawang di Lombok, Dari Pagi Sampai Malam Cuma Rp500 per Kg
-
Megawati: Hukum Indonesia seperti Zaman Belanda, Dijalankan tapi Tak Berkeadilan
-
Viral Pidato Presiden Prabowo Soal Upah Pengupas Bawang, Warga Bogor Beberkan Fakta Lapangan
-
Sumpah Serapah dan Ancaman Pembunuhan Justin Hubner Menggila, Pelaku Ternyata Sosok Ini
-
Gempa NTT Rusak RSUD Manggarai, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan
-
Apa Itu Hornet? Komdigi Blokir Aplikasi Kencan Komunitas LGBTQ+
-
Di Balik Penampilan Memukau Paskibraka Saat Bertugas di Istana Merdeka
-
Review Don't Say Good Luck: Menyingkap Batas Seni dalam Menghadapi Kepiluan