Suara.com - Kebersamaan Iwan Setiawan dengan Persela Lamongan kini telah berakhir. Sang pelatih sudah pamit kepada pemain dan manajemen.
Kabar mundurnya Iwan Setiawan dari kursi pelatih Persela dibenarkan oleh manajer tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, Edy Yunan Achmadi.
"Iya, hari ini sebelum latihan coach Iwan pamit," ungkap Yunan seperti dikutip dari TIMES Indonesia --jaringan suara.com, Selasa (30/11/2021).
Bahkan tidak hanya Iwan, asisten pelatih Didik Ludianto juga pamit dari Persela. Keduanya sudah tidak terlihat dalam latihan terbaru tim.
"Kami menghargai keputusan yang diambil oleh coach Iwan dan coach Didik. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada coach Iwan dan coach Didik, atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Semoga sukses di manapun berada dan sehat selalu," tutur Yunan.
Mundurnya Iwan tak lepas dari kekalahan beruntun yang didapat Persela dalam empat pertandingan terakhir di BRI Liga 1 musim ini. Masing-masing saat melawan Persib Bandung, Bali United, Borneo FC, dan terakhir Tira Persikabo.
Rentetan hasil buruk tersebut berimbas pada posisi Persela di papan klasemen Liga 1 2021/2022. Saat ini Persela tertahan di urutan 16 dengan koleksi 12 poin dari 14 laga. Mereka hanya terpaut satu poin dari Persik Kediri yang berada di bibir zona merah.
Seiring dengan berakhirnya kerjasama dengan Iwan Setiawan, manajemen Persela pun kini memutar otak untuk mencari pelatih baru.
"Saat ini kita masih menginventarisir nama-nama pelatih yang memiliki kemungkinan untuk kita rekrut. Tentunya pelatih yang memenuhi syarat yang ditetapkan oleh PT LIB selaku operator kompetisi," tukas Yunan.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Bali United Permak Habis Persiraja di Maguwoharjo
Sambil menunggu pelatih baru yang akan menggantikan posisi Iwan Setiawan, untuk sementara Persela Lamongan akan ditangani asisten pelatih Ragil Sudirman dan pelatih kiper Miftahul Hadi sebagai caretaker menyambut laga-laga terdekat di liga.
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto