Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membeberkan alasan tidak memanggil Ilija Spasojevic untuk bermain di Piala AFF 2020. Juru formasi asal Korea Selatan itu menerangkan Spaso, sapaannya tidak cocok dengan skema miliknya.
Padahal, Spaso sedang dalam performa terbaiknya bersama Bali United. Di BRI Liga 1, pemain naturalisasi berdarah Montenegro itu kini menjadi top skor sementara dengan perolehan 12 gol.
Dalam pernyataannya, Shin Tae-yong mengidentifikasikan bahwa lebih suka striker yang banyak bergerak. Sementara Spaso lebih ke target man yang memang lebih banyak menunggu di depan gawang.
"Untuk Spaso memang banyak cetak gol juga di Liga Indonesia. Tetapi saat mulai training camp, kelihatannya sangat capek jika melakukan permainan apa yang diinginkan sama saya," kata Shin tae-yong saat konferensi pers virtual, Sabtu (4/12/2021).
"Memang finishing (Spasojevic) sangat baik. Tetapi untuk turnamen kali ini tidak akan bisa ikut," terang juru formasi 30 tahun tersebut.
Untuk Piala AFF ini, Shin Tae-yong menyertakan empat striker. Mereka adalah Ezra Walian, Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, dan Hanis Saghara.
Dibanding Spasojevic, empat penyerang yang dibawa Shin Tae-yong terbilang kurang menggigit. Dedik, zra, dan Hanis Saghara baru mencetak masing-masing satu gol di BRI Liga 1.
Sementara Kushedya Hari Yudo lebih baik ketimbang tiga lainnya. Pemain Arema FC itu telah mencetak 2 gol sejak BRI Liga 1 musim ini bergulir.
Adapun Piala AFF akan mulai bergulir pada 5 Desember hingga 1 Januari 2022. Timnas Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.
Baca Juga: Piala AFF: Shin Tae-yong Tegaskan Timnas Indonesia Calon Juara
Skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- baru akan memainkan laga pertamanya kontra Kamboja pada 9 Desember mendatang. Setelah itu bersua Laos tiga hari setelahnya.
Melawan Vietnam akan berlangsung pada 15 Desember. Kemudian, melawan Malaysia yang merupakan partai pamungkas Grup B bakal tersaji empat hari setelahnya.
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan