Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Witan Sulaeman enggan menganggap remeh Kamboja dan Laos. Menurutnya, dua negara itu harus diwaspadai layaknya Vietnam dan Malaysia.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Selain Indonesia, semua tim di Grup B sudah bermain.
Malaysia berhasil mengalahkan Kamboja, 3-1. Sedangkan Vietnam menang mudah atas Laos, 2-0.
Di atas kertas, Timnas Indonesia memang diprediksi bisa mengalahkan Vietnam atau Laos. Hanya saja, Witan enggan berpikir seperti itu karena hasil apapun bisa terjadi dalam sepakbola.
"Menurut saya pribadi, semua lawan sama-sama kuat, tidak boleh ada yang dianggap remeh. Semuanya harus merata. Lawan siapa pun, kami harus tampil 100 persen," kata Witan dikutip dri kanal YouTube resmi PSSI.
Saat ini skuad Garuda masih menjalani latihan pemantapan untuk memperbaiki kekurangan dari rangkaian uji coba selama training camp (TC) di Turki. Salah satunya adalah antaranya kesalahan passing.
Witan mengungkapkan, pelatih Shin Tae-yong telah menekankan pemain agar bisa mengurangi kesalahan mendasar itu supaya mereka dapat memperlihatkan performa lebih baik di pertandingan sesungguhnya.
"Target pribadi saya yang pertama ingin membantu tim agar bisa mendapatkan hasil terbaik, insya Allah menjadi juara. Semoga saya bisa mencetak banyak gol," ujar Witan.
"Sekarang kami sudah masuk ke menu latihan untuk formasi. Materi latihan yang sering diberikan pelatih adalah sering passing bola, dan jangan mudah kehilangan bola," ia menambahkan.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Gagal ke Babak 8 Besar Liga 2, AHHA PS Pati Lepas Zulham Zamrun
Di Piala AFF, Timnas Indonesia akan melawan Kamboja lebih dahulu pada 9 Desember mendatang.
Setelah itu menghadapi Laos pada 12 Desember, Vietnam tiga hari setelahnya dan Malaysia, 19 Desember 2021. Skuad Merah Putih diharapkan meraih juara dalam kejuaraan ini.
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Misi Erick Thohir Perkuat Citra Sepak Bola Nasional Lewat FIFA Series 2026
-
FIFA Series 2026: Supporter Timnas Indonesia Diminta Beri Dukungan Maksimal
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026