Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengakui Kamboja adalah tim yang bagus terutama dalam hal penguasaan dan bola mati. Oleh karena itu, ia akan menyiapkan suatu strategi untuk menghancurkan Kamboja.
Adapun Kamboja sudah melakoni pertandingan pertamanya melawan Malaysia, Senin (6/12/2021). Meski kalah 1-3 banyak yang menganggap tim asuhan Ryu Hirose misa menjadi ancaman Timnas Indonesia.
Namun, Shin Tae-yong tidak khawatir. Juru formasi asal Korea Selatan itu telah mempelajari kelebihan serta kekurangan yang dimiliki Kamboja.
"Memang saya menonton pertandingan Kamboja lawan Malaysia di pertandingan pertama ya, memang sangat baik," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers sehari jelang laga.
"Tetapi seperti apa yang tadi dibicarakan, sama, bola itu bundar, jadi kami itu akan lebih pressing untuk mengambil penguasaan bola lebih banyak dari pada Kamboja."
"Mungkin banyak yang berpikir kamboja itu baik dalam permainan bola kemarin, untuk itu kami akan mempersiapkan, dan akan lebih keras bermain agar kita bisa dapat kemenangan," terangnya.
Dari apa yang dilihat Shin Tae-yong, Timnas Indonesia punya peluang besar bisa mengalahkan Kamboja. Hanya saja pelatih 52 tahun itu tidak mau menganggap remeh lawan.
"Kami sudah persiapkan dengan baik, tonton dua laga langsung, kami rasa bisa menang jika main sesuai keinginan saya. Apa yang saya minta, permainan yang selama latihan bisa diterapkan besok," pungkasnya.
Adapun Timnas Indonesia akan melawan Kamboja dalam babak penyisihan Grup B, Kamis (9/12/2021). Selain melawan Kamboja, Skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- nantinya akan menghadapi Laos, Vietnam, dan Malaysia.
Baca Juga: Piala AFF 2020: Timnas Indonesia vs Kamboja, Elkan Baggott Absen
Berita Terkait
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Pernah Dibikin Malu Shin Tae-yong, Herve Renard Dikabarkan Jadi Pelatih Tunisia
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Disorot Terlalu Santai Jelang Piala Dunia 2026, Ini Respons Timnas Portugal
-
Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud
-
Pecahkan Rekor Gol Prancis, Kylian Mbappe: Saya Bermain untuk Cetak Sejarah
-
Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey
-
Banding Ditolak Pengadilan Kanada, Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026
-
Sudah Dua Kali Berhadapan, Striker Kongo Tak Sabar Hadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal: Semua akan Berjalan Seperti yang Kami Harapkan
-
Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026
-
Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor
-
Neymar Mulai Latihan di Lapangan, Berpeluang Tampil Lawan Haiti?