Tak berlebihan kiranya untuk menyebut Persib Bandung memiliki skuad yang paling mentereng dibandingkan dengan kontestan lainnya.
Sebab, selain melengkapi empat slot pemain asing, tim asal Kota Kembang ini juga memiliki empat pemain berstatus naturalisasi.
Empat pemain asing tersebut yakni Wander Luiz (Brasil), Geoffrey Castillion (Belanda), Nick Kuipers (Belanda), dan Mohammed Rashid (Palestina).
Sementara itu, empat pemain naturalisasi di skuad Persib musim ini ialah Victor Igbonefo, Ezra Walian, Esteban Vizcarra, dan Marc Klok.
Delapan nama pemain itu belum ditambah sejumlah pemain-pemain lokal berkualitas yang dimiliki skuad Pangeran Biru.
Oleh karena itu, kekuatan pemain yang dimiliki Robert Rene Alberts musim ini sebetulnya sudah cukup memadai untuk menuntaskan misi meraih gelar juara Liga 1 2021-2022.
3. Tiga Kekalahan Beruntun dari Tim Raksasa
Di bawah arahan Robert Rene Alberts, Persib Bandung dipaksa tumbang dari tiga tim raksasa Liga 1 2021-2022.
Sebelumnya, Persib Bandung memang tampil tak terkalahkan dari 11 pertandingan awal. Namun, saat berjumpa Persija Jakarta pada pekan ke-12, mereka dipaksa bertekuk lutut.
Baca Juga: Jelang Hadapi PSS, Persela Masih Berkutat dengan Cedera Pemain
Ini menjadi kekalahan pertama Persib Bandung seusai dijegal dengan skor 0-1. Sejak saat itu pula, performa Maung Bandung tampak inkonsisten.
Sebab, mereka selalu ditumbangkan tim-tim besar di Liga 1 2021-2022. Selain Persija, tim kuat musim ini yang sukses membungkam Pangeran Biru ialah Arema FC dan Persebaya Surabaya.
Saat berjumpa Arema, anak asuh Robert Rene Alberts kalah tipis 0-1. Sedangkan yang terakhir, kekalahan dari Persebaya Surabaya dengan skor tiga gol tanpa balas semakin terasa mengkhawatirkan.
Kontributor: Muh Adif Setiawan
Berita Terkait
-
Profil Taisei Marukawa, 'Samurai' Persebaya Peneror Gawang Persib Bandung
-
Prediksi Bali United vs Madura United di BRI Liga 1
-
Sempat Mendominasi di Awal Laga, Persib Ditekuk Persebaya 3 Gol Tanpa Balas
-
Prediksi Tira Persikabo vs Persiraja Banda Aceh di BRI Liga 1
-
PSSI Puji Menpora Soal Strategi Kompetisi Dihadiri Penonton
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey