Suara.com - PSS Sleman gagal mendulang tiga poin usai ditahan 1-1 oleh Persela Lamongan di pertandingan pekan ke-17 BRI Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12/2021).
Sejatinya pertandingan kedua tim cukup sengit sejak dimulai. Jual beli serangan terjadi karena kedua tim ingin menutup putaran pertama BRI Liga 1 dengan perolehan tiga poin.
PSS Sleman mencetak gol lebih dulu di laga ini pada menit ke-37. Persela kecolongan setelah umpan silang Samsul Arifin bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Juninho lewat sundulan ke dalam gawang Dwi Kuswanto.
Persela baru bisa membalas di babak kedua lewat titik penalti tepatnya menit 83. Jabar Sharza yang dipercaya sebagai algojo dengan tenang mengarahkan bola ke tengah gawang Miswar Saputra.
Kedua tim terus berupaya kembali mencetak gol untuk mendapat kemenangan dari pertandingan ini. Namun, hingga peluit tanda berakhirnya laga dibunyikan skor 1-1 tidak berubah.
Dengan tambahan satu poin, PSS Sleman kini menempati posisi 10 klasemen sementara. Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- mengoleksi 21 poin dari 17 laga.
Adapun Persela masih berada di papan bawah klasemen. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berada satu strip di atas zona degradasi dengan 14 poin.
Hasil imbang ini juga membuat Persela tidak bisa meraih kemenangan dalam enam laga beruntun. Empat kekalahan dan dua imbang didapat oleh tim kesayangan publik Lamongan.
Susunan Pemain:
Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta Vs Bhayangkara FC, BRI Liga 1 Sore Ini
Persela Lamongan: Dwi Kuswanto; Demerson Costa, Mochammad Zaenuri, Ahmad Bustomo (Jabar Sharza 63'), Malik Risaldi (Risqki Putra Utomo 63'); Gian Zola, Guilherme Felipe, Nasir; Riyatno Abiyoso (Ibrahim Kosepa 90+2), Ahmad Birrul, Ivan Carlos.
Pelatih: Sudirman.
PSS Sleman: Miswar Saputra; Asraq Gufron, Aaron Evans (Dendi Agustan 28'), Bagus Nirwanto, Samsul Arifin; Juninho, Kim Jeffrey Kurniawan, Ocvian Chaniago (derry Rachman 81'), Wahyu Sukarta; Arsyad Yusgiantoro, Nemanja Kojic (Misbakus Solikin 90').
Pelatih: Dejan Antonic.
Berita Terkait
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Jamu PSS Sleman, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pengakuan Pemain Berdarah Medan: Berpeluang Bela 3 Negara, Timnas Indonesia Cukup Tertarik
-
Tak Ikut Arus ke Super League, 9 Pemain Timnas Indonesia Ini Masih Bertahan di Liga Top Eropa
-
Pemain Rp86,91 Miliar Berpotensi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Belum Debut, 2 Negara Sudah Antre Ingin Uji Coba Lawan Timnas Indonesia
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan