Selain Barcelona, ada tim besar langganan babak Knock Out Liga Champions yang harus turun kasta ke Liga Europa 2021-2022. Tim itu adalah Borussia Dortmund.
Perjalanan Dortmund di kancah Liga Champions musim ini terbilang di bawah standar. Tergabung di grup C bersama Ajax, Sporting CP dan Besiktas, Die Borussen tak bisa berbuat banyak di fase grup.
Dortmund hanya meraih 3 kemenangan dan 3 kekalahan dalam 6 laga yang dijalani. Usut punya usut, cederanya Erling Haaland dan pergantian pelatih menjadi penyebab utama menurunnya performa Die Borussen di Liga Champions.
3. Sevilla
Sevilla memang akrab dengan Liga Europa. Namun jika melihat kualitas tim serta lawan-lawannya di babak grup Liga Champions musim ini, Los Palanganas seharusnya tak turun kasta ke ajang kelas dua itu.
Sevilla sendiri tergabung di grup G bersama Lille, RB Salzburg, dan Wolfsburg. Dengan status tim empat besar Liga Spanyol, seharusnya mudah bagi Los Palanganas menjadi juara grup atau setidaknya lolos ke 16 besar.
Namun apa daya, Sevilla justru melempem dan hanya mampu meraih 1 kemenangan dari 6 laga sehingga terdampar di peringkat ketiga di atas Wolfsburg.
4. RB Leipzig
Tak ada yang menyangsikan kekuatan RB Leipzig baik di kompetisi lokal maupun kompetisi Eropa sekelas Liga Champions. Die Roten Bullen bisa dikatakan salah satu tim langganan babak Knock Out ajang terpopuler itu.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Vietnam di Piala AFF
Meski berstatus tim langganan babak Knock Out Liga Champions, nasib mujur belum berpihak kepada RB Leipzig musim ini. Pasalnya, Die Roten Bullen harus tergabung di grup A bersama tim kuat Manchester City, Paris Saint-Germain dan Club Brugge.
Dengan kualitas lawan yang di atas rata-rata serta buruknya permainan akibat pergantian pelatih, RB Leipzig pun tak bisa mengulang kesuksesan di musim 2020-2021 kala menyingkirkan Manchester United dari babak grup dan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
5. FC Porto
FC Porto juga merupakan salah satu tim papan atas yang punya status di Liga Champions. Akan tetapi, status itu tak cukup membuat tim berjuluk Dragoes ini bisa melangkah mulus ke babak Knock Out.
FC Porto harus turun kasta ke Liga Europa musim ini karena tergabung di grup neraka bersama Liverpool, Atletico Madrid, dan AC Milan di grup B.
Hanya saja, FC Porto boleh membusungkan dada. Sebab, mereka finis di peringkat ketiga di atas AC Milan yang merupakan klub dengan ‘DNA Eropa’.
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Tag
Berita Terkait
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub