Bola / bola-dunia
Arief Apriadi
Pelatih kepala SSC Napoli Luciano Spalletti bereaksi saat menyaksikan pertandingan Liga Europa Grup C antara SSC Napoli melawan Legia Warszawa di Stadio Diego Armando Maradona, Naples, Italy, Kamis (21/10/2021). [AFP]

Suara.com - Terdapat momen menarik dalam duel AC Milan vs Napoli pada laga pekan ke-18 Liga Italia di San Siro, Senin (20/12/2021) dini hari WIB. Pelatih Napoli, Luciano Spalletti terlihat mengenakan sepatu bola, layaknya para pemain.

Dalam pertandingan itu, Napoli berhasil mengalahkan AC Milan dengan skor tipis 0-1. Gol semata wayang mereka dicetak Elif Elmas lewat sundulan terukur pada menit ke-5.

Kemenangan Napoli bisa dibilang merupakan buah taktik jitu Luciano Spalletti yang mampu meramu taktik di tengah banyaknya pemain kunci yang absen.

Spalletti menegaskan sangat termotivasi jelang laga ini di mana AC Milan dan Napoli tengah bersaing untuk mengejar Inter Milan di puncak klasemen.

Baca Juga: Inter Milan Mengamuk, Bantai Salernitana 5 Gol Tanpa Balas

Saking meresapi persaingan intens antar kedua tim, Spalletti mengakui bahwa dirinya punya perasaan untuk turut bertanding bersama anak latihnya. Itulah alasan mengapa dia memakai sepatu bola di laga ini.

“Aku ingin bermain malam ini! Saya tidak pernah bisa bermain di lapangan seperti ini, dengan pemain sekaliber ini!” kata Luciano Spalletti dikutip dari Football-Italia, Senin (20/12/2021).

Para pemain AC Milan tampak tertunduk di saat pemain Napoli merayakan kemenangan saat kedua tim bersua dalam laga lanjutan Serie A pekan ke-18 di Stadion San Siro. Napoli menang 1-0. (Foto: AFP)

Terkait performa Napoli, Spalletti mengaku puas timnya bisa meredam agresivitas AC Milan hingga akhir pertandingan. Di tengah badai cedera, mereka nyatanya masih mampu tampil solid khususnya di lini belakang.

“Yang benar-benar membuat saya senang adalah melihat kami tidak [bertahan] terlalu dalam sampai lima menit terakhir, kami menjaga keseimbangan bahkan setelah memimpin,” kata Spalletti kepada DAZN.

“Menjadi sulit di menit-menit akhir ketika Olivier Giroud menambahkan keunggulan fisik [Milan yang sudah memiliki [Zlatan Ibrahimovic]."

Baca Juga: Inter Milan Resmi Putus Kontrak Christian Eriksen

"Fisik adalah hal mendasar dalam sepak bola, tetapi kami memiliki peluang untuk unggul 2-0, mungkin lebih baik daripada peluang Milan, dan kami bermain seperti tim hebat menghadapi lawan yang hebat.”

Komentar