Timnas Indonesia, dengan variasi taktik dan strategi menekan lawannya, mampu mengemas total 13 gol pada fase grup dan hanya kebobolan empat kali. Itu membuat skuad "Garuda" untuk sementara menjadi tim tersubur di Piala AFF 2020.
Adapun Singapura lolos ke empat besar sebagai peringkat kedua Grup A. Skuad asuhan pelatih Jepang, Tatsuma Yoshida ini sudah kalah satu kali dan cuma mampu tujuh kali melesakkan bola ke gawang lawan dan kemasukan tiga gol.
Memang, sejak tahun 2005, timnas Indonesia tidak memiliki catatan bagus saat berhadapan dengan Singapura. Selama itu, Indonesia hanya meraup dua kemenangan.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di fase grup Piala AFF 2018, yang juga berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, di mana timnas Indonesia kalah 0-1.
Namun, sepertinya jejak sejarah itu tak berlaku di Piala AFF 2020. Timnas Indonesia kini sudah berbeda dibandingkan tiga tahun lalu.
Dengan mayoritas pemain berusia di bawah 23 tahun, Indonesia menunjukkan performa energetik di lapangan. Pratama Arhan dan kawan-kawan mampu menerjemahkan taktik dengan baik dan melaksanakannya tanpa kenal lelah.
Indonesia pun dipastikan dapat menurunkan semua pemain andalannya. Hanya Ramai Rumakiek yang absen karena akumulasi kartu kuning dan Egy Maulana tak bisa bermain karena baru tiba di Singapura pada Selasa (21/12/2021) malam.
Sementara Singapura limbung karena bek kiri andalannya, Shakir Hamzah menderita cedera lutut dan diprediksi absen sampai akhir kompetisi. Shakir sebelumnya selalu tampil penuh pada tiga laga Grup A sebelum harus mendapatkan perawatan medis saat pertandingan pamungkas versus Thailand.
Absennya Shakir melengkapi derita Singapura yang sebelumnya juga tak dapat menurunkan sayap kanan Gabriel Quak yang terlebih dahulu naik ke meja pengobatan.
Baca Juga: Ketum PSSI Ogah Desak Shin Tae-yong Mainkan Egy Maulana Vikri
Dengan situasi demikian, peluang Indonesia untuk menaklukkan Singapura pada leg pertama cukup besar.
Witan Sulaeman, Irfan Jaya dan Ezra Walian menjadi senjata yang berpotensi dipertahankan Shin Tae-yong untuk mengukir skor. Sementara di tengah, Ricky Kambuaya dan gelandang bertahan Rachmat Irianto juga sepertinya belum tergantikan.
Sang kapten Evan Dimas mungkin dimainkan setelah menjadi cadangan saat timnas menghadapi Vietnam dan Malaysia.
Di lini pertahanan, Elkan Baggott layak mendapatkan tempat utama kembali bersama Alfeandra Dewangga yang berperforma stabil. Duo Pratama Arhan sebagai bek kiri dan Asnawi Mangkualam Bahar di sisi kanan pun mestinya dipertahankan.
Dari kubu Singapura, pemain yang perlu diwaspadai tentu saja penyerang Ikhsan Fandi yang sudah membuat dua gol di Piala AFF 2020.
Ikhsan merupakan pemain yang merumput untuk klub FK Jerv di liga lapis kedua Norwegia.
Selain itu, nama gelandang Shahdan Sulaiman pun perlu mendapatkan perhatian lebih. Shahdan merupakan pemain terbanyak kedua yang melepaskan umpan silang selama fase penyisihan grup. Total dia mengirimkan 22 kali operan silang, hanya lebih sedikit dari pemain Myanmar, Bo Bo Hiang yang menuntaskan 25 kali umpan silang.
Singapura pun fasih dalam memanfaatkan peluang melalui skema bola mati (set piece). Dari tujuh gol yang mereka buat di penyisihan grup, tiga datang dari bola mati dengan rincian dua kali dari tendangan sudut dan sisanya sepakan bebas.
Terkait itu, jawaban Indonesia sepertinya ada dalam diri bek bertinggi badan 1,94 meter, Elkan Baggott. Elkan diharapkan mampu "menyapu" setiap bola lambung yang datang ke pertahanan Indonesia termasuk dari "set piece".
Satu hal yang mungkin dikhawatirkan timnas Indonesia adalah belum tajamnya para penyerang tengah. Dari empat "striker" yang dibawa ke Piala AFF 2020, hanya Ezra Walian yang sudah membuat gol, itu pun baru satu. Dedik Setiawan, Kushedya Yudo dan Hanis Sagara masih belum menggoreskan namanya di papan skor.
Shin Tae-yong sendiri tidak pernah secara terbuka membicarakan soal penyerangnya. Bagi dia, selama pemain dapat mematuhi taktik, disiplin dalam berlaga dan mampu membantu tim meraih kemenangan, maka tidak masalah siapa saja yang menjadi pencetak gol.
Inilah yang menjadi alasan kenapa distribusi gol Indonesia menyebar ke pemain sayap, gelandang hingga bek. Pencetak gol terbanyak Indonesia saat ini adalah pemain sayap klub PSS, Irfan Jaya.
Singapura boleh saja mendapatkan dukungan dari penonton tuan rumah. Namun, sadarilah, jumlah suporter Indonesia jauh lebih besar daripada yang nanti terlihat di Stadion Nasional, Singapura. Mereka mengawal dari depan layar masing-masing, dengan semua pernak-pernik dan teriakannya. Semua berujung pada satu harapan: Indonesia menang! [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman