Suara.com - Penyerang uzur Jepang yang saat ini telah berusia 54 tahun, Kazuyoshi Miura, mengaku belum berniat gantung sepatu dalam waktu dekat ini.
Bahkan, mantan bomber Timnas Jepang itu mengklaim setidaknya delapan klub Negeri Sakura masih meminati servisnya untuk kompetisi musim depan.
Miura telah bermain di lima dekade berbeda, yakni di 1980-an, 1990-an, 2000-an, 2010-an, serta teranyar di 2020-an dengan ia masih aktif bermain hingga kini.
Miura masih terikat kontrak hingga 31 Januari 2022 nanti bersama klub yang bermain di kasta teratas kompetisi Liga Jepang, Yokohama FC
Miura, yang dikenal di tanah kelahirannya sebagai 'King Kazu', menjadi pemain tertua yang tampil dalam kompetisi divisi utama Jepang ketika bermain untuk Yokohama musim lalu, namun kini ia mencari peluang bermain untuk klub lain setelah timnya terdegradasi ke divisi dua.
Sesuatu yang tak akan sulit nampaknya, mengingat sang striker gaek mengklaim ada delapan tim yang siap menampungnya, termasuk di antaranya tim dari divisi utama Liga Jepang.
"Saya belum mau pensiun dan masih ingin bermain musim depan, itu satu yang pasti meski kontrak saya akan segera habis bersama Yokohama," tegas Miura seperti dilansir Tribal Football, Kamis (23/12/2021).
"Ada beberapa tawaran dari tim J1 League (kompetisi kasta teratas Jepang) dan ada juga tawaran dari tim divisi dua. Total masih ada delapan tim yang meminati saya," sesumbar pemilik 89 caps bersama Timnas Jepang itu.
"Saya mendapatkan banyak masukan dari klub tentang bagaimana mereka berkembang dan bagaimana mereka berambisi mendapatkan promosi. Ini akan menjadi pekerjaan yang sulit, untuk memutuskan di tim mana saya akan main musim depan," celotehnya.
Baca Juga: Indonesia Seri Lawan Singapura, Witan Sulaeman: Main Sudah Oke, Hasil yang Kurang Bagus
"Saya ingin memilah apa yang paling penting bagi diri sendiri dan kemudian membuat keputusan yang jujur berdasarkan perasaan saya," tukas Miura.
Merantau jauh-jauh dari Jepang, Miura memulai kariernya bersama klub Santos di Brasil pada 1986 silam, sebagaimana Jepang masih belum memiliki liga profesional saat itu.
Dalam karier bermainnya yang super panjang, Miura juga pernah bergabung dengan klub kenamaan Eropa macam Genoa di Italia serta Dinamo Zagreb di Kroasia.
Berita Terkait
-
Bisa Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Indonesia di Liga Jepang Pilih Pensiun Dini!
-
Siapa Wandi Wanandi? Orang Indonesia Pertama yang Jadi Investor Klub Liga Jepang
-
Belum Pensiun, Kazuyoshi Miura Gabung Fukushima United di Usia 58 Tahun
-
Tak Seperti para Pemain Indonesia, Bintang Malaysia Justru Makin Berkibar di Liga Jepang
-
Sandy Walsh Gabung Buriram United, Netizen Sepakat Boikot Yokohama dan Liga Jepang
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung