Suara.com - Mikel Arteta menegaskan bahwa dirinya tidak gila kekuasaan ataupun bersikap diktator selaku manajer Arsenal. Hal itu ditegaskan pelatih asal Spanyol tersebut setelah dirinya membekukan status Pierre-Emerick Aubameyang di Arsenal.
Seperti diketahui, Aubameyang dicoret dari skuad Arsenal baru-baru ini dan ban kapten klub pun dicopot dari lengan penyerang asal Gabon itu.
Aubameyang dibekukan Arteta setelah sang pemain melakukan tindakan indisipliner.
Mantan penyerang Borussia Dortmund itu tidak disertakan dalam skuad Arsenal untuk laga Liga Inggris melawan West Ham United dan Leeds United, serta yang teranyar di laga Piala Liga Inggris kontra Sunderland tengah pekan ini.
Jelang laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022 dalam gelaran Boxing Day, di mana Arsenal akan menghadapi tuan rumah Norwich City pada Minggu (26/12/2021) malam WIB, Aubameyang pun masih disisihkan dari skuad The Gunners.
Sebelumnya beberapa pemain Arsenal juga dibekukan Arteta, sebut saja Mesut Ozil, Sokratis Papastathopoulos, hingga Shkodran Mustafi. Dan pada akhirnya, mereka semua ditendang keluar dari Emirates Stadium.
Pembekuan ini terjadi lagi pada Aubameyang, namun Arteta menegaskan jika dirinya bukan diktator dalam menjalankan perannya sebagai manajer Arsenal.
"Saya tidak membangun otoritas saya dengan menjadi diktator atau kejam. Saya bukannya gila kekuasaan sebagai manajer Arsenal," tegas Arteta seperti dilansir Tribal Football, Jumat (24/12/2021).
"Saya hanya meminta rasa hormat dan komitmen. Pada level ini, jika saya tidak mendapatkannya, saya akan mengemas tas saya dan pergi ke tempat lain karena itu adalah hal minimal yang bisa saya minta sebagai seorang manajer klub," sambung mantan kapten Arsenal itu.
Baca Juga: Guardiola Konfirmasi Ferran Torres Tinggalkan Manchester City untuk Gabung Barcelona
"Untuk menjadi sukses, Anda harus antusias akan sesuatu. Dan jika Anda ingin mewakili klub sebesar ini, dengan sejarahnya, itu adalah standar minimum yang harus Anda bawa."
"Saya tidak akan meminta siapa pun untuk memasukkan bola ke sudut atas setiap kali mereka menendangnya, tapi saya akan meminta mereka untuk melakukan hal yang benar setiap hari untuk klub ini. Itu sudah pasti," pungkasnya.
Arsenal sendiri menatap laga kontra Norwich dengan modal positif, yakni empat kemenangan beruntun di lintas kompetisi.
Berita Terkait
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji