- Manchester City menghadapi 115 dakwaan pelanggaran finansial sejak Februari 2023, dengan sidang rampung Desember 2024.
- Putusan komisi independen masih tertunda, sementara hukuman paling logis disebut pengurangan 40 hingga 60 poin.
- Jika terbukti, sanksi besar ini dapat menjatuhkan City ke dasar klasemen sementara, mempengaruhi posisi klub lain signifikan.
Suara.com - Nasib Manchester City dalam kasus 115 dakwaan pelanggaran finansial masih menjadi tanda tanya besar.
Meski sidang telah rampung sejak Desember 2024, hingga kini putusan dari Komisi Independen belum juga diumumkan.
Jika terbukti bersalah, hukuman pengurangan poin dalam jumlah besar disebut sebagai sanksi paling logis. Bahkan, pengurangan poin dari 40 hingga 60 jadi sorotan banyak pihak.
Kasus ini bermula pada Februari 2023 saat Premier League mendakwa City atas dugaan pelanggaran aturan keuangan selama sembilan tahun.
Sidang selama 10 pekan digelar pada September 2024 dan berakhir Desember 2024.
Namun, setelah lebih dari 14 bulan, keputusan dari panel komisi independen beranggotakan tiga orang itu belum diumumkan.
Manchester City secara konsisten membantah seluruh tuduhan.
Pakar keuangan sepak bola, Kieran Maguire, menyebut hukuman paling masuk akal adalah pengurangan poin dalam jumlah besar.
Ia menilai Premier League tidak bisa secara sepihak mendegradasi City ke League One atau League Two karena itu menjadi kewenangan EFL dan belum ada pelanggaran yang dibuktikan di level tersebut.
Baca Juga: Manchester Is Red! MU Naik ke Peringkat 4 usai Terus Menang
Sebagai pembanding, Everton dan Nottingham Forest sebelumnya dijatuhi pengurangan enam dan empat poin untuk satu pelanggaran dalam periode tiga tahun.
Sementara itu, dakwaan terhadap City mencakup periode sembilan tahun, dengan dugaan nilai finansial yang jauh lebih besar.
“Jika melihat preseden, Anda tinggal menambahkan satu nol dari kasus Everton dan Forest. Jadi 40 hingga 60 poin terasa logis,” kata Maguire dilansir dari Sportbible
Saat ini, pasukan Pep Guardiola mengoleksi 56 poin dari 28 pertandingan dan tertinggal lima poin dari Arsenal.
Jika pengurangan 60 poin dijatuhkan saat ini, City akan langsung terjun ke dasar klasemen dengan minus empat poin.
Lantas apa dampak selanjutnya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Bongkar Taktik Agresif Kurniawan Saat Timnas Indonesia U-17 Bantai Timor Leste
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Indonesia dan Vietnam Memimpin
-
Persija Disindir The Jakmania, Mauricio Souza Buka Suara
-
Enggan Larut Euforia, Frans Putros Minta Persib Bandung Fokus Hadapi Dewa United
-
FIFA Godok Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, Peluang Timnas Indonesia Bakal Ikut?
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya