Suara.com - Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking, buka-bukan strategi menyingkirkan Vietnam di leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Dia mengaku harus bekerja selama 20 jam demi meracik strategi bermain.
Thailand akhirnya lolos ke final Piala AFF 2020 setelah menyingkirkan Vietnam dengan agregat 2-0. Pada pertandingan leg kedua semalam, Minggu (26/12/2021), tim Gajah Perang bermain imbang 0-0
"Saya tidak bisa tidur dan sepertinya saya telah bekerja selama 20 jam melihat semua skenario yang berbeda," ucap Polking dikutip dari situs resmi Piala AFF, Minggu (26/12/2021).
Polking sadar bahwa Vietnam akan kehilangan dua bek meeka. Jadi dia memutar otaknya dan menebak apa strategi yang bakal diterapkan oleh Park Hang-seo.
"Kami tahu mereka kehilangan dua dari empat bek tengah terbaik, jadi mungki mereka akan bermain empat bek, atau mungkin mereka akan mendorong bek sayap lebih tinggi," katanya.
Thailand sendiri akan menghadapi Indonesia di babak final Piala AFF 2020. Laga tersebut akan digelar dua leg pada 29 Desember dan 1 Januari 2022.
Sebelumnya timnas Indonesia sudah lolos ke babak final dengan dramastis usai mengalahkan Singapura dengan skor 4-2. Berkat kemenangan itu, tim Garuda unggul agregat 5-3 serta mengantongi tiket ke final.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Gigit Jari, Thailand Lolos ke Final Piala AFF 2026 Usai Tekuk Singapura
-
Kim Sang-sik Dibuat Geram Usai Vietnam Pecundangi Malaysia
-
Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea
-
Piala AFF 2026: Media Vietnam Bawa-Bawa Irfan Bachdim Ingatkan Kutukan Timnas Indonesia
-
Erick Thohir Respons Vietnam Tambah Naturalisasi Jelang Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung